

Saya, Jordy-Natasha berangkat ke Vientiane, Laos 1 Januari 2026. Naik kereta dari Bangkok ke Nongkhai. Tiba di 2 Januari 2026. Disambut becak motor Tuk Tuk ke perbatasan Thailand 40 Baht. Cap Imigrasi. Naik bus 30 Baht/orang ke pos imigrasi Laos.
Beres di pos imigrasi (bayar 20 Baht, anggap saja sedekah), langsung dijemput Kang Derry, diaspora asal Garut. Dibawa ke rumahnya untuk sarapan.
Nah, di Vientiane Laos ini selain kulineran dan city tour, juga memberikan pelatihan menulis kepada anak-anak diaspora dan diplomat.

Pelatihan Menulis pertama Sabtu 3 Januari 2026. Ada sekitar 10 orang. Mereka bertanya tentang cara membuat esai, puisi, dan cerpen di rumah Kang Derry. Usai pelatihan, jamuan makan siang menanti.
Pelatihan kedua di rumah Ahmad Dahlan, Konsulat Politik KBRI Laos, Senin 5 Januari 2026. Anak-anak diplomat KBRI antusias belajar menulis cerita pendek.

Saya mengajari mereka hal mudah saja. Sebuah fragmen dengan tokoh, waktu, lokasi, dan 1 peristiwa. Saya memberikan contoh:
Firza berdiri di perempatan jalan. Matahari di atas kepala. Lampu pejalan kaki menyala hijau. Semua orang bergegas menyeberang. Dari arah depan, Firza melihat seorang nenek ragu-ragu berjalan.
Firza segera berlari dan menemani si nenek menyeberang. Tangan kirinya memegangi tangan si nenek dan tangan kanannya diangkat, memberikan isyarat kepada para pengendara agar bersabar.
Setelah Firza selesai menyeberangkan si nenek, dia menghadap ke para pengendara mobil dan motor. Dia mengangguk, memberikan rasa hormat atas solidaritas mereka. Terdengar bunyi klakson bertalu-talu ketika mobil-mobil itu melaju.
oOo
Tanpa diduga-duga, anak-anak diplomat itu antusias. Mereka saya beri waktu menulis selama 30 menit. Dan mereka maju membacakan tugasnya dalam Bahasa Inggris dan Indonesia.
Sekitar pukul 12:00 pelatihan selesai.Bu Emi Dahlan – Ketua DWP Laos, menjamu makan siang.

Kemudian saya pamitan sekitar pukul 14:00 kepada Pak Ahmad Dahlan di kantornya, KBRI di Vientiane , Laos. Saya beri kado novel Balada SiRoy. Dia pembaca novel-novel saya.
Setelah itu, staff dari KBRI mengantar kami ke terminal bus. Kami menuju Vietnam, negara ketiga dalam Literacy Journey 12 Negara.
Gol A Gong
Traveler, Author