Kategori Pencarian
Budaya
Komedi yang Terlalu Serius: Catatan Cak AT
Rupanya kita sedang hidup di zaman ketika tawa harus lebih dulu minta izin. Komedi, yang…
Pelukis Senja: Puisi Yansi Aresta Camila.
Sejenak ia datang,
Sejenak ia pergi.
Sejenak ia membawa permata,
dikala yang aku punya…
Reset Biologis: Catatan Cak AT
Sebulan lagi Ramadhan datang, seperti tamu agung yang selalu hadir tanpa perlu undangan,…
Doktrin Monroe Runtuh: Catatan Cak AT
Washington pada akhirnya tersentak juga —bukan karena ledakan, melainkan oleh bunyi yang…
Jalan Kaki ala Filsuf: Catatan Cak AT
Ada zaman ketika jalan kaki adalah aktivitas yang punya martabat filosofis. Orang berjalan…
Matamata: Puisi S.H. Fashawi
/I/
KAU retas
genangan mata
tembok-tembok
tak lagi tunawicara.
TIBA merah mengalir…
Longsor: Puisi Aisha Dzalila Capriana
Aku pernah ke sana
Januari 2025
Hm, tanggal berapa ya?
Saat angin berkeliaran
Air…
Tahun Telah Berganti: Puisi Ibune Daniel
Waktu terus berganti
Hari terus berjalan
Melekat dalam pikiran
Tersimpan dalam kalbu…
Bumiku Menjerit: Puisi Esti Fa
Bumiku,
tempat kakiku berpijak,
Bumiku,
tempat air jernih mengalir,
Bumiku,
tempat…
Sumpah al-Qur’an Walikota Zohran: Catatan Cak AT
Al-Qur’an kini merasuk ke dalam wilayah kekuasaan Amerika Serikat. Tak cuma hadir di rak…
Wisata Paradoksal: Catatan Cak AT
Akhir tahun 2025 kemarin Bali sepi, terasa seperti panggung konser yang lampunya lupa…
Penguatan Media Kebudayaan (Sebuah Renungan Masa Depan): Catatan Shafwan Hadi Umry
Setiap kali ada orang Indonesia menulis tentang kebudayaan bangsanya, kita harus bersyukur…
Syukur: Puisi Asri Soekwandari
Di penghujung waktu
Aku bersyukur
Aku menikmati usiaku
Masih bisa berpikir
Masih bisa…
Dua Pilihan Pahit: Catatan Cak AT
Yang tampak beredar luas di medsos: Empat ketua (umum) partai politik, empat kursi empuk,…
Puisi Pilihan Terbaru Menutup 2025 karya Pulo Lasman Simanjuntak
Dress Code, Nyawaku Cemas di Ujung Akhir Tahun
dress code, nyawaku cemas
di ujung…