Kategori Pencarian
Budaya
Energi Surya Setara 20 Reaktor Nuklir: Catatan Cak AT
Jika Anda berpikir invasi Jepang ke Indonesia berhenti di zaman Showa dengan seragam…
Mengapa Aku Menjadi Pramugari (Bagian Kesatu dari 2 tulisan)
Mengapa Aku Menjadi Pramugari (Bagian Kesatu dari 2 tulisan)
Senja (Sekadar Singgah Saja): Puisi Mhd. Ishaan Zaidan Al Farizi
Aku mati kutu
Didekap bayangan yang enggan berlalu
Resah membelenggu kalbu
Merayu…
Gunakan Ponsel Sebagai Jembatan Makna: Catatan Cak AT
Mari kita akui dengan jujur (dan sedikit tertawa getir): di era digital ini, handphone…
Tafsir Ladang Kritis, Lumbung dan Lambung: Catatan Cak AT
Seandainya para ahli tafsir dari abad pertengahan hidup di zaman ini dan diajak hadir ke…
Rindu Gagal Bersemi: Puisi Firdayanti Husein
Gerimis hujan membasahi bumi
Suara petir mengamuk diri
Langit menjadi saksi
Menyaksikan…
UAH Merapat ke Prabowo, Bawa Si Opung dan Si Cepot: Catatan Cak AT
Di tengah era digital yang penuh clickbait, pidato Ustadz Adi Hidayat (UAH) selengkapnya…
Sajak Yang Tak Sempat Dinyanyikan: Puisi Delima Nadia
Di tepian waktu ia duduk menanti
di bangku kayu yang retak oleh hari
mengingat tawamu…
Masih Sama: Puisi Omanno
Untuk catatan lama masih saja tersusun indah pada ruang kepala, pada simpul yang tak…
Pohon Kering dan Hujan yang Tak Datang: Puisi ZaVny
telah terlewat ujung musim nan terik
daun-daun mulai menguning
beberapa luruh di kaki…
Mengapa Hanya Aku?: Puisi Queenriz
Suara terdengar pilu
Aku memohon padamu
Namun kau mengabaikanku
Apakah lima tahun…
Rindu yang Tak Terbalaskan: Puisi Siti Yusuf
Kemarin kita masih bersama
Berbagi cerita suka duka
Lewati hari penuh canda tawa
Kini…
Pahlawan Pangan: Puisi Ana Lailatul Fauziah
Tak dirasa sengitnya cuaca panas, tampak bayangan nyata sibuk memainkan kayu, menyorok…
Mensiasati Kejenuhan: Puisi Pitrus Puspito
Aku ingin menghadiahkan buku Of Mice and Men
di hari ulang tahun sahabat masa…
Syawal Bergetar: Puisi Hendrizon
Hari ini kudapat kabar
Ramadhan terbenam terbitnya Syawal
Di jalanan dan trotoar…