Kategori Pencarian
Puisi
Asmara Kata | Puisi : Nyayu Agustina Dewi
ASMARA KATA
Burung kenari kau pinang dalam sangkar
Kau lucuti helai demi helai bulu!-->!-->!-->!-->!-->…
Selamat Ulang Tahun Jogja | Puisi : Syafiq Rahman
SELAMAT ULANG TAHUN JOGJA
HUT Yogyakarta Ke 266
Apa kabar Jogja?
Kota seni dan!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Puisi Untuk Perpisahan | Puisi : Firman Wally
PUISI UNTUK PERPISAHAN
Iya, langit pada hari ini begitu cerah
secerah katong awal!-->!-->!-->!-->!-->…
Desember dan Senyum Perawan Yang Memecahkan Ruangan | Puisi : Wail Ar
DESEMBER DAN SENYUM PERAWAN YANG MEMECAHKAN RUANGAN
Akhirnya dan akhirnya
Sebuah!-->!-->!-->!-->!-->…
Bersebatinya Imajinasi Rupa dan Kata-Kata | Catatan : Bambang Kariyawan Ys
BERSEBATINYA IMAJINASI RUPA DAN KATA-KATA
: Dalam buku sAs S’ru pA karya!-->!-->!-->…
Robohnya Rumah Panggung Melayu | Puisi : M. Rizal Ical
ROBOHNYA RUMAH PANGGUNG MELAYU
Tangga berjenjang dengan selaso depan pintu tak tampak!-->!-->!-->…
Di Warung Kopi | Puisi : Syafiq Rahman
DI WARUNG KOPI
Di warung kopi
Kita membuat dunia menjadi dua
Kenangan dan!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Kedutan | Puisi : Dian Riasari
KEDUTAN
Di mata paling nanar
Semua pudar
Setiap kedut di bawah mata
Adalah!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Merenda Hari | Puisi : Hanani
MERENDA HARI
Hari sudah dilewati
Waktu sudah dilewati
Minggu sudah dilewati
!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Ironi Hati | Puisi : Dian Riasari
IRONI HATI
Seonggok rindu nyalakan lengang di keramaian
Sepanjang jalan berpayung!-->!-->!-->!-->!-->…
Zapin Penyembuh Luka | Puisi: Muhammad Sapikri
Zapin Penyembuh Luka
: Zapin Meskom
/1
ini adalah luka paling panjang
dalam!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Lagu-Lagu Rindu | Puisi : Firman Wally
LAGU-LAGU RINDU
Burung-burung bernyanyi
Lagu rindu dengan merdu
disaksikan!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Saat Detik Tak Lagi Berarti | Puisi : Ngadi Nugroho
SAAT DETIK TAK LAGI BERARTI
Masihkah bunyi detik itu berarti. Saat rembulan dan!-->!-->!-->…
Garba II | Puisi : Nawaitu F. Lliora Linchpin
Garba II
biji matahari
di condong doa ibu
memetik tubuhku;
bulan merah jambu.!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Selera Revolusi | Puisi : Arif Wibawa
SELERA REVOLUSI
Sejumput demi sejumput menyapa pagi,
Arabica Gayo
Luwak!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…