Cerpen Fatih AL-Faridzi

TERSESAT


Aku adalah kucing rumahan. Aku tinggal bersama manusia yang baik. Aku ingat betul saat terakhir kali bertemu dengan majikanku. Saat bermain, aku tersesat dan tidak tau arah jalan pulang. Aku seakan-akan  kucing malang yang tidak dirawat beberapa bulan. Sekarang, aku sangat takut dan pasrah apa yang akan terjadi. Disini banyak kucing liar yang ingin mengganggu ku dan melukai ku. Aku bersembunyi di pipa-pipa bekas yang terletak di dekat taman.

            Sudah tiga hari aku tersesat dan aku sudah tiga hari tidak makan. Aku hanya kucing rumahan yang tidak tahu apa-apa. Aku kelaparan dan berharap ada orang baik yang ingin memberiku makanan. Sudah berselang waktu dan parahnya, tidak ada siapapun yang ingin memberiku pertolongan. Aku berinisiatif untuk mencari makan dengan mengeong sekerasnya pada manusia.

Aku akan mencari makanan. Rumah pertama yang aku kunjungi, aku berharap manusia itu baik dan memberi ikan asin. Saat aku mendekat ke manusia itu, kejadian tak terduga menghampiriku. Aku di sirami air dingin dan di usir menggunakan sapu. Aku sangat sedih dan berharap kejadian buruk menimpa manusia itu. Aku hanya meminta makanan, kenapa manusia itu malah menyakitiku. Aku tidak tahu harus mengapa lagi. Aku berjalan lambat ke perumahan sembari menunggu.

Beberapa waktu setelah aku berjalan. Aku tidak sengaja masuk ke komplek yang tidak asing. Aku merasa tidak asing dengan jalan ini. Apakah ini  adalah tempat tinggal majikanku? Aku mengetahuinya karena ada mobil yang dari bulan lalu tidak di pindahkan. Aku mendengar suara manusia yang seakan memanggil anak nya yang sudah hilang beberapa hari. Aku langsung mendekat ke arah itu. Aku berlari sekencang-kencangnya untuk menemuinya.

Duri, 16 November 2021


Fatih AL-Faridzi 18 Februari 2009. Siswa kelas 7SMPS Cendana Duri. Hobi menggambar. Top 10 akademis di SDS Cendana Duri. Juara 1 lomba berbalas pantun di SMPS Cendana Duri. Juara 5 Wisuda iqra di SDS Cendana Duri.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan