Diterima Wagubri, FPK Laporkan Kegiatan 2021 Kepada Ketua Dewan Pembina

PEKANBARU(TIRASTIMES),-Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau melaporkan kegiatan yang sudah dan akan dilakukan tahun 2021 ini kepada Ketua Dewan Pembina FPK Riau yang juga Wakil Gubernur Riau Brigjen (Purn) TNI Edy Natar Nasution. Laporan disampaikan saat tim FPK Riau yang dipimpin Ketua FPK Ir.A.Z Fachri Yasin, M.Agr bersilahturahmi dengan Ketua Dewam Pembina di Rumah Dinas Wagubri Jalan Sisingamagaraja Pekanbaru, Senin (25/10/2021).

Rombongan FPK Riau yang dipimpin Ketua Ir.A.Z Fachri Yasin, M.Agr didampingi sejumlah pengurus. Di antaranya Dr.Ir.Hinsatopa Simatuoang,MM, H.Salfian Deliandi,SP,M.Si, Saparudin Koto, SP dan Dr Wahyu Donri Tinanbunan, SH,M,Hum. Sementara Wagubri didampingi Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Drs.Kaharuddin,M.Pd.

Pada pertemuan yang penuh keakraban itu, Ketua FPK Provinsi Riau, Ir.A.Z Fachri Yasin, M.Agr melaporkan berbagai kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan selama tahun 2021. Yang sudah dilaksanakan antara lain kunjungan kerja ke 12 kabupaten/kota di Riau, kunjungan kerja ke luar provinsi, pelaksanaan vaksinasi massal dan Dialog Nilai-nilai Pembauran di tengah Masyarakat. Sementara yang belum dilaksanakan dan akan dilaksanakan akhir tahun ini antara lain Edukasi Pembauran Kebangsaan ke sekolah-sekolah dan Perguruan Tinggi, Rapat Koordinasi FPK yang akan dilaksanakan 26-28 November mendatang dan lain sebagainya.

“Vaksinasi massal yang dilaksanakan oleh FPK diadakan di Mal SKA Pekanbaru 1-5 Juli 2021, awalnya kita manargetkan 15 ribu peserta, namun karena membluduknya peserta, untuk mencegah terjadinya kerumunan kita menutup lebih cepat yakni 4 Juni pada angka sekitar 9 ribu lebih,” katanya.

Fachri Yasin juga melaporkan seputar Pedoman Organisasi (PO) yang kini sedang digodok FPK. Dikatakan PO berisikan tentang berbagai aturan yang berlaku di internal FPK. PO ini juga mengatur tentang musyawarah FPK serta tata cara pemilihan Ketua dan Pengurus FPK Riau, periode selanjutnya. “Sesuai SK, kepengurusan kami akan berakhir pada Mei 2022 mendatang dan sebelum itu kita mengagendakan musyawarah FPK, yang salah satu poin musyawarah itu adalah memilih Ketua FPK Riau,” katanya.

Menanggapi laporan FPK, Wagubri meminta FPK menyelesaikan seluruh program tahun 2021 ini dengan sebaik-baiknya, termasuk laporan pertanggungjawaban keuangan karena FPK memperoleh dukungan dana dari APBD Provinsi Riau. “Saya kemarin menyuruh Inspektorat untuk mengaudit laporan keungan lembaga yang mendapat dukungan dana dari APBD Riau di antaranya Koni, FKUB, FPK, FKDM dan lain sebagainya. Ini saya lakukan karena setiap penggunaan satu rupiah dana APBD harus bisa dipertanggungjawabkan. Saya ingin pengunaan dana hibah oleh lembaga dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar,” katanya.

Wagubri juga mendukung penggodokan PO oleh FPK. Menurut Wagubri PO boleh saja disusun asal tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi. “Silahkan disusun, dan jadikan itu pedoman dalam penyenggaraan kegiatan FPK termasuk saat pergantian pengurus, sehingga suksesi kepengurusan bisa berjalan lancar dan diterima semua pihak,” katanya.

Sosialisasikan Vaksin Covid19

Wagubri juga mengingatkan, pandemi covid 19 hingga kini masih melanda. Dikatakan saat ini hanya Kota Dumai dan Pekanbaru yang berstatus PPKM Level dua, sementara 10 kabupaten lainnya masih PPKM level tiga. Salah satu tolak ukurnya adalah vaksinasi. Data menunjukan vaksinasi diatas 50 persen baru di Kota Dumai dan Pekanbaru, sementara di kabupaten lainnya persentasenya baru sekitar 37 persen bahkan ada yang masih 20-an persen.

“Karena itu saya meminta kepada FPK untuk ikut membantu mensosialisasikan vaksin kepada masyarakat. Ini perlu dilakukan karena masih banyak masyarakat yang tidak mau atau enggan divaksin. Pada hal vasksin itu penting untuk mencapai kekebalan kelompok (Herd Immunity). Kita,” katanya.(sp/rls)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan