Ditunjuk sebagai Kampung KB, Kampung Sengkemang Banyak Gelar Kegiatan Pembinaan

SIAK,tirastimes – Sebagai Kampung yang dipilih sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Koto Gasib, Kampung Sengkemang sudah banyak menggelar kegiatan dalam hal pembinaan terhadap masyarakat.


“Sebagai Kampung yang ditunjuk sebagai Kampung KB, Kampung Sengkemang sudah banyak menggelar kegiatan dalam hal pembinaan terhadap masyarakat. Diantaranya pembinaan terhadap pokja Kampung, pembinaan terhadap kelompok kegiatan masyarakat diberbagai sektor seperti, ekonomi, pendidikan dan keagamaan,” ujar penghulu Kampung Sengkemang, Adi Yafri, Senin (23/12/2019). 


Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Darussalim menambahkan, bahwa di Kabupaten Siak sudah ada 14 Kampung KB yang tersebar diseluruh Kecamatan.


“Untuk Kampung KB ini, akan terus dilakukan pembinaan kepada masyarakat. Sehingga tujuan dari adanya Kampung KB ini, akan tercapai yakni tercipta kehidupan keluarga yang bahagia dan sejahtera,” tambah Darussalim.


Selain itu, salah satu program Kampung KB diciptakan juga untuk mengingatkan kepada masyarakat, bahwa keluarga bahagia itu bukan berarti harus memiliki banyak anak.


“Saat ini memiliki anak harus sesuai dengan kemampuan. Jika kita sanggup untuk menghidupi 2 orang anak, kenapa harus dipaksakan hingga 4 sampai 5 orang anak,” tambah Kadis P3AP2KB. 


Sementara, Bupati Siak Alfedri mengatakan untuk saat ini seluruh Kecamatan se-Kabupaten Siak, sudah mempunyai perwakilan Kampung Keluarga Berencana (KB).


Lebih lanjut Alfedri menjelaskan program Kampung KB ini untuk mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera, dengan diiringi oleh beberapa kegiatan dan pembinaan lainnya. 


“Keluarga Berencana ini, harus dimulai dari keluarga kita sendiri. Kita harus bisa merencanakan kehidupan keluarga kita kedepannya, untuk meraih kebahagiaan didunia maupun diakhirat nantinya,” ucap Alfedri. 
Pemerintah juga telah memprogramkan, bahwa dua anak cukup. Ini merupakan bagian program dari keluarga berencana, dan itu juga sesuai dengan kemampuan kita dalam menghidupi anak tersebut.


“Selain itu, pendidikan anak juga mempengaruhi kebahagian dan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, saya berharap kenalilah dan bentengilah anak kita dengan ilmu agama, dimulai dari dia kecil,” harap Bupati Siak tersebut.


Selain pendidikan formal maupun non formal, tambah Alfedri, pengawasan terhadap anak juga penting, seperti siapa kawan bermainnya dan juga dimana bermain. (US)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan