Forum Lingkar Pena Riau Tegaskan Genre Prosa Jadi Prioritas

157

PEKANBARU-Sebagai salah satu organisasi sastra dan literasi yang sudah cukup tua berdiri di Provinsi Riau, Forum Lingkar Pena (FLP) kembali menegaskan kepada anggotanya bahwa fokus genre yang perlu ditekankan kembali penguasaannya bagi anggota adalah prosa.
Prosa dipandang sebagai genre yang sudah membumi di FLP dan menjadi branding organisasi tersebut sejak dulu.
Hal ini sebagaimana diungkapkan Bambang Kariyawan selaku Divisi Karya Badan Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena dalam diskusi Bincang Cerpen di Pekanbaru (19/11).
“Kita perlu tegaskan kembali pada anggota, mari kita kembalikan branding kita di kepenulisan proses seperti cerpen,” ujar Bambang Kariyawan di hadapan anggota dan pengurus Forum Lingkar Pena Wilayah Riau.
Sementara itu, FLP dipandang untuk memperbaiki kualitas kepenulisan dari segi gagasan. Penulis-penulis FLP sebaiknya sudah selesai soal perbincangan teknik dan sudah beralih kepada perbincangan gagasan dalam menulis.
Hal tersebut diungkapkan Nafi’ah al-Ma’rab selaku Divisi Kaderisasi Badan Pengurus Pusat FLP dalam acara yang sama.
“Kita di FLP ini seharusnya mulai beralih ke gagasan. Mulai kita buat karya-karya yang mengandung perspektif aku sebagai penulis tidak lagi senjang dengan aku sebagai pembaca. Kita harus terus memperbaiki kualita,” jelas Nafi’ah.
Dalam kegiatan tersebut hadir pengurus harian Forum Lingkar Pena Wilayah Riau seperti Mulyati Umar selaku Divisi Karya, Rio Rozalmi dari Divisi Humas, Gustri Yulia selaku sekretaris, dan Etika Fitriasih sebagai bendahara.
Acara semakin seru dengan hadirnya penulis cerpen Arlen Araguci yang membahas secara khusus cerita pendek milik penulis FLP Yurattia Yudian yang terbit di Riau Pos pada Ahad, 19 November 2023. (Naf)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan