FPK Kota Dumai Sambut Hangat Tim Sosialisasi FPK Riau

DUMAI-TIRASTIMES: Tim FPK Riau yang dipimpin langsung oleh Ketua FPK, Ir. A.Z. Fachri Yasin, M.Ag dengan tim yang terpisah di akhir Desember ini melalukan kunjungan sosialisasi FPK ke semua kabupaten dan kota di Provinsi Riau. 

Tim FPK Riau yang berkunjung di kota Dumai, 22-23 Desember dipimpin oleh Wakil Ketua, Prof. Dr. B. Isyandi, M.E bersama anggota tim, Ir. Fakhrunnas MA Jabbar, M.I.Kom (Wakil Ketua), Sadrianto (Bendahara) dan Sri Petri (Kabid Kesbangpol) dalam kapasitas sebagai pengurus FPK Riau.

Kunjungan Tim FPK Riau ini  disambut dengan   hangat oleh Ketua FPK- LLMD Dumai,  Zulkifli Ahad bersama para pengurus di Kantor FPK Dumai.
Zulkifli  Ahad, Ketua FPK- LKKMD (Lembaga Kerukunan Keluarga Dumai) Dumai. Tampak hadir, Sekretaris Zainal Arif, Bendahara,  M. Harahap dan para pimpinan pengurus paguyuban etnik yang tergabung dalam FPK Dumai.

Ketua FPK Dumai, Zilkifli Ahad dalam sambutannya menceritakan kondisi dan keberadaan Kota Dumai sejak awal terbentuk. Saat ini, Kota Dumai terdiri atas 7 kecamatan dan 33 kelurahan. Perjuangan menjadi Kota Dumai ini selama 9 tahun. Dumai merupakan kota pelabuhan. Di daerah ini terdapat 102  perusahaan di antara ya CPI, Pelindo, BKR. Bahkan terdapat 13 bank sehingga peredaran uang sangat tinggi.

Sedangkan  FPK Dumai dibentuk dalam situasi Indonesia sekitar tahun  1998. Waktu itu terjadi Peristiwa Sampit dan sebagainya.

”Kami di Dumai ini merasa takut peristiwa tersebit menjalar. SementaraDumai ini sangat multi etnik. Di sini sekurang-kurangnya terdapat 17 suku  debgan jumlah penduduk keseluruhan sebanyak 285 ribu  orang,” kata Zulkifli.

Dijelaskan, selama ini bila terjadi konflik di Kota Dumai ini selalu dapat diselesaikan secara bijak. Kondisi Dumai dengan tingkat pengangguran mencapai 32 persen bisa menimbulkan kerawanan. Apalahi dalam waktu dekat, segera berfungsi ruas  jalan tol Pekanbaru-Dumau dan Pelabuhan  Roro Dumai-Melaka. Posisi Dumai bagaikan ‘kepala Naga’ sehingga mempunyai prospek masa depan yang cerah

Ketua Tim FPK, Prof.Dr. B. Isyandi yang juga Wakil Ketua Bidang Pendidikan menyampaikan tujuan kunjungan FPK Riau ini untuk bersilaturahim. Selain itu, sesuai  rencana kerja ke depan  berpeluang pula  dilakukan oleh  FPK sebagai organisasi lintas etnik. Oleh sebab itu diperlukan koordinasi dan tujuan dengan  visi organisasi yang sama.

Menurut Isyandi, FPK dapat berperan lebih penting dalam membangun masyarakat lintas etnik serta menciptakan masyarakat yang rukun damai.
FPK merupakan organisasi yang menghimpun beragam etnik dengan beragam latarbelakang dan profesi. Apabila potensi ini disinergikan tentu akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa.

Tim FPK Riau ini akan mengunjungi Kabuparen Rokan Hilir dengan tujuan sosialisasi dan koordinasi dengan FPK setempat. (ns)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan