Haiku dan Sebutir Garam: Puisi Dienullah Rayes

58

betapa dangkal akal yang kau batinkan selama ini
kau pagari laut yang cairan asin
hingga kami pengusaha garam,para nelayan dan para pelaut lainnya setanah air yang hujankan air mata.

bayangkan akibat perbuatan di luar nalar
seharus terbit kesadaran betapa pedih perihnya luka dirembesi cairan garam.

Tulisan Terkait

Katastrofe HAM: Catatan Cak AT

Berita Lainnya

Mau Enggak, Nurut?: Catatan Cak AT

luka dan garam di kelenjar tubuhmu
adalah tenggelamkan diri dan penggagas sehaluan dalam gelombang lautan api
di sini yang fana
di sana yang neraka.

Sumbawa di kaki langit NTB
Jumat 14 Januari 2025.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan