

Ketika surya menyapaku
Embusan sejuk udara menembus sampai tulang rusuk
Rasa syukur akan kehidupan hari ini
Mulai melangkah menjalani aktivitas diawali dari teras
Wangi semerbak tersebar berikan ketenangan
Warna putih damaikan pandangan
Lebah dan kupu-kupu segan untuk mengisap nektarmu
Mereka hanya menari-nari terbius aromamu
Terbang tak beraturan karena sudah mabuk kepayang
Inilah saat bagiku untuk mulai mengais rezeki
Demi penuhi kebutuhan keluarga terutama membeli beras untuk sesuap nasi
Tentunya untuk merawatmu agar tetap merekah sempurna
Sehingga tubuhmu tetap bersih dan cantik
Wangi tetap semerbak tak memudar
Warna putihnya konsisten segarkan mata
Jasmin bunga melati kesayangan
Salah satu penyemangatku agar giat bekerja
Kau dan keluargaku setara
Sama-sama aku cinta dan aku rawat dengan segenap jiwa raga.
Rumah Tercinta, 22 November 2023
Apri Kuncoro, pemuda kelahiran Kebumen 20 April 1999. Memiliki nama pena Apipi, tertarik dalam bidang seni literasi dan inklusif. Ia aktif di beberapa komunitas literasi secara daring dan luring salah satu komunitas daring yang diikutinya ada COMPETER sebagai wadah memperdalam literasi. Dapat dihubungi melalui IG: @aprikuncoro