Jika Langit Bertanya: Puisi Dwy S.W

41

Jika langit bertanya padamu,
di mana kau letakkan duka,
maka jawab saja dalam diam,
di antara langkah yang terus kau titipkan
pada angin yang tak pernah kembali.

Jika hujan bertanya padamu,
kenapa kau masih menunggu,
maka katakan, bahwa waktu
adalah seutas benang tipis
yang kau simpul di ujung senja.

Berita Lainnya

Berkabut: Puisi Rosmalinda

Jika malam menyapamu pelan,
dan bintang-bintang bersembunyi,
janganlah kau takut kehilangan,
sebab terang tak selalu datang
dengan gemerlap, tapi cukup
sekadar mengisi celah hati yang lelah.

Jika akhirnya tak ada lagi yang bertanya,
berdirilah, tersenyum pada cermin;
di sana, jawab-jawab yang kau cari
telah tumbuh perlahan,
menjadi dirimu yang tak lagi mencari.

Nganjuk, 9 Oktober 2024

Dwy.S.W lahir di Nganjuk pada 23 Juni. Ia menyelesaikan pendidikan S-1 di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni STKIP PGRI Nganjuk. Aktif menulis puisi serta cerpen. Tergabung di COMPETER Indonesia sejak bulan Oktober 2023. Pernah belajar puisi di kelas AIS #49 dan AIS #50. Sekarang termasuk 30 besar Anugerah COMPETER Indonesia (ACI) 2025 yang pemenangnya akan diumumkan pada 1 Januari 2025.

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan