Masih ada Azan di Subuh Corona, Karya : Fakhrunnas MA Jabbar

Masih ada Azan disubuh Corona
Gerimis gugur tiba-tiba
Suara Muazin Tua Terbata-bata
tersedu melanda

Hayya ala Shola, hayya ala shola
hayya ala shola ba’da bermakna
jamaah tiba hanya dua tiga

Youtube : Masih ada Azan di Subuh Corona

Masih ada azan disubuh corona
mushola sudut kota kian hampa
tak banyak lagi jamaah terpanggil tiba
tersebab pengumuman Walikota

Dilarang berhimpun selama musim corona
jaga jarak tak ada pelukan tak ada salam
ada pula fatwa para ulama
beribadah cukup dirumah jangan lupa berdoa
ditiup nafas tersisa
ditiup kata dan sapa

Masih ada azan disubuh corona
jamaah hanya dua tiga yang tiba
sementara yang lain banyak menyerah
tak kuasa pada corona

dipagar mushola ada pula kata-kata
tak ada sholat barjamaah buat sementara
begitulah sholat subuh dimusim corona
penuh duka nestapa
suara imam tua menutup salam
penuh isak dan tangisan

airmata tumpah di atas sajadah
para jamaah turut berduka
tersebab mushola tak lagi melimpah
tersebab corona segala kini tiba-tiba

Pekanbaru, 13 April 2020

Biodata : Fakhrunnas MA Jabbar
SPN. Ir Fakhrunnas MA Jabbar. M.I.Kom lahir 18 Januari 1959. Menulis pada lebih seratus media sejak tahun 1975 sampai dengan sekarang berupa cerita anak, esai, kritik, cerpen dan puisi. Buku-buku yang sudah terbit sebanyak 15 buah : 4 Kumpulan puisi tunggal ( Airmata Barjanji, 2005 dan Tanah Airku Melayu, 2007. Airmata Musim Gugur, 2016 dan Airmata Batu, 2017) 4 Kumpulan Cerpen (Jazirah Layeela, 2004 Sebatang Ceri di Serambi, 2006 dan Ongkak, 2010) Lembayung Pagi, 30 Tahun Kemudian, 2017, 3 Biografi (zaini kunin, Sebutir Mutiara dari Lubuk Bendahara, 1993 dan Soeman Hs, Bukan Pencuri Anak Perawan, 1998 dan RZ, Apa Adanya bersama Yusril Ardanis, 2010) serta 5 buku cerita Anak, Menghadiri iven sastra di 15 negara antara lain : Korsel, Perancis, Belanda, Swiss, Azerbaijan, negara-negara Asia, dan sering memenangkan lomba sayembara karya sastra.

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Esai, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:  redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan