Mendekap Wajah Malam: Puisi L. Surajiya

220

aku masih diam tenggelam
larut di laut yang merongga
mendekap wajah malam
dalam warna biru
gelap pekat
: tubuhmu

di palungmu,
ku urai gelora rasa,
ku eja hati dalam sunyi
: sepi sendiri

kata-kata mengembara
menggiring aura senja
dari segala penjuru keinginan
yang menumpuk, beriak, berbuih,
terus menggerus pikiran
walau tak kuat menjadi ingatan
: tentangmu.

dalam pejam mataku
ku mendengar suara:
“di sini, tak ada siapa-siapa.”

aku pulang kembali

Yogyakarta, 16:04:2024

Surajiya lahir di Kulon Progo, 5 Juli 1974, alumnus ISI Yogyakarta. Melukis dan menulis, tinggal dan berkarya di Studio Gunung. Mengelola blog: Republik Seni Jogja. Buku puisi tunggal diantaranya Menjenguk Laut, Catatan Kecil dari Negeri Bunga Tulip. Dapat di sapa di FB/IG: L. Surajiya.

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan