Paripurna: Puisi Die Aisandi

143

Dalam sekarung lapar tuan merindukan bulir-bulir kenyang dan rampasan-rampasan nasib menguji kehilangan pada apa-apa yang tak pernah dimiliki

Bungkusan sesakmu hanyalah hiburan bandit-bandit psikopat yang berkeliaran di hulu hingga hilir sungai-sungai ketamakan

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Oh tuan, mari merapal waktu yang dirampas darimu, menjahit impian yang sobek terjerat kawat kenyataan, merenovasi tiang keyakinan yang keropos dimakan rayap kekufuran, hingga tuan paripurna dalam menghidupkan hidup

Bekasi, 15 Mei 2024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan