Pengurus Provinsi Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) DIY Beraudiensi dengan KONI DIY

YOGYAKARTA – TIRASTIMES : Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) menerima audiensi Pengurus Provinsi Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) DIY di kantor setempat pada Rabu (17/3/2021).

Dalam kesempatan ini Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan Organisasi KONI DIY Nolik Maryono menyampaikan bahwa KONI DIY terbuka dengan segala cabang olahraga (cabor) yang ada di DIY.

Termasuk di dalamnya Persambi yang dalam audiensi tersebut menyatakan keinginannya untuk menjadi Anggota KONI DIY.

“Jadi hari (17/3/2021) ini kami menerima audiensi PersambiDIY. Adapun tujuannya ingin menjadi Anggota KONI DIY. Sudah kami jelaskan di dalamnya bahwa ada beberapa tahapan yang harus dipenuhi dahulu,” ujar Nolik seusai audiensi.

Baca juga: Siaran Langsung LIVE Streaming All England 2021: Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra Berlaga Malam Ini

Di antaranya, lanjut dia, telah memiliki induk organisasi Pengurus Besar (PB) / Pengurus Pusat (PP) yang sudah menjadi Anggota dan memiliki Surat Keputusan (SK) dari KONI Pusat. Kemudian mempunyai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PB/PP.

Memiliki SK Kepengurusan tingkat provinsi atau daerah yang telah dikeluarkan oleh PB/PP.

Lalu terdapat minimal tiga (3) kepengurusan di tingkat kabupaten/kota yang telah mendapatkan SK dari Pengda Persambi DIY.

Memiliki kesekretariatan dan program kerja yang jelas selama masa kepengurusan, hingga pernah mengadakan kejuaraan daerah (kejurda) minimal satu (1) kali.

“Untuk menjadi Anggota KONI DIY selain beberapa persyaratan tersebut, tentu pengesahannya nanti di Rapat Kerja atau Musorda KONI DIY. Namun untuk tahun ini yaitu Musorda pada 27 Maret 2021, Persambi atau Sambo ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.

Salah satunya belum bisa mengadakan kejurda, dan untuk kepengurusan tingkat kabupaten/kota baru beraudiensi dengan KONI Kabupaten/Kota dan belum terbentuk,” jelas dia.

Terkait dengan hal tersebut, pihaknya pun menyarankan kepada Pengda Persambo DIY untuk memenuhi segala persyaratan ini terlebih dahulu.

Kemudian mengajukan permohonan tersebut kepada KONI DIY pada Rapat Kerja KONI DIY Tahun 2022 mendatang.

Adapun agenda ini direncanakan akan digelar pada awal tahun 2022.

“Melalui audiensi ini kita ingin segera masuk untuk menjadi Anggota KONI DIY sebagai cabang olahraga baru seperti yang lainnya. Karena sebenarnya Sambo ini di pusat sudah ada di KONI Pusat juga sudah ada, bahkan di Asian Games kita sudah ada, KOI juga sudah masuk anggota dan kejuaraan dunia kita juga sudah ikut,” kata Ketua Umum Pengda PersambiI DIY Yuni Rukmawati, yang hadir dalam audiensi beserta Bendahara Umum Radityo Muhammad, dan Ketua Bidang (Kabid) Organisasi Zainal Arifin.

Beliau yang juga menjabat sebagai Kabag Rehab Jantung RSPAU dr S Hardjolukito ini mengemukakan bahwa sudah banyak terdapat atlet dan tempat latihan cabor bela diri tersebut di kabupaten/kota yang ada di DIY, terkecuali Kabupaten Gunungkidul.

Lalu guna menindaklanjuti SK PP Persambi Nomor 01/SK-PERSAMBI/III/2021 tentang Pengukuhan Pengurus PERSAMBI Provinsi DIY yang ditetapkan pada 1 Maret 2021, pihaknya pun mengambil langkah cepat guna memperkenalkan cabor asal Rusia ini ke masing-masing daerah.

Termasuk di dalamnya untuk pemenuhan persyaratan menjadi Anggota KONI DIY.

Permohonan audiensi pun telah dilayangkan ke KONI Kabupaten/Kota, dan saat ini Persambi DIY sudah beraudiensi dengan KONI DIY dan KONI Kota Yogyakarta.

“Dalam waktu dekat ini kami akan selesaikan agenda audiensi dengan KONI Kabupaten/Kota, termasuk KONI DIY. Tindak lanjut SK dari pusat untuk membentuk (kepengurusan) ini dan untuk melengkapi persyaratan. Termasuk menggelar kejurda pada Mei-Juni (2021), kami coba kejar itu supaya dapat dimasukkan dalam Rapat Kerja KONI DIY (Tahun 2022),” imbuh dia.

Turut hadir dalam audiensi yakni Bendahara Umum KONI DIY Teguh Edy Susanto, Wakil Sekretaris Umum KONI DIY Paryono, dan Anggota Bidang Pembinaan Organisasi KONI DIY Maryanto Rodzali. (tsf)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan