Pucuk Kata : Puisi Dinda Iqlima Salsabila

Pengasuh : Bambang Kariyawan, Ys

Lakuna – Ruang Kosong

Hening mencekam mengerat gelap malam
Aku terjaga saat semua nyawa berkelana
Terjebak dalam lakuna dan batin tersiksa
Suramnya malam ini berhasil menggerogoti sukma

Semua ini bukan sekadar kata untuk menarik imajinasi semata
Ini tentang sebuah rasa dari hati seorang manusia
Teriakan siksa dan jerit yang serat akan rasa pilu
Meronta-ronta terhadap jiwa yang semakin lama semakin hampa

Kini aku tenggelam dalam kesendirian
Kini aku menggulung rasa sebuah rindu
Kini aku menangisi air mata sepi
Kini aku mengharapkan hadir dirimu

Seperti berada di lakuna
Lisan ini tak mampu bersuara
Raga ini tak mampu untuk bangkit
Jiwa ini dipenuhi derita rasa sakit

Senandika berteriak tanpa henti
Memanggil rembulan untuk kembali
Bayangan datang tanpa henti
Akankah kamu akan datang kembali?

Dinda Iqlima Salsabila, siswa SMA Cendana Mandau

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentrigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan