Seumpama Laut | Puisi Aksara Taguan

150

SEUMPAMA LAUT

Seumpama laut—yang tak pernah usai menyatakan tulusnya kepada pantai,

dan dada yang berdebar, diantara laut yang membiru, mendengar ombak mengalir dalam pelukan, menyatu dalam diri kita yang kapan saja kau buka sebagai pintu

Seumpama kau berucap perihal esok—lalu senyuman, dan kau memeluk dirinya, yang kapan saja kau ingin

Tulisan Terkait

Rempang: Husnu Abadi

Kekasih—barangkali hari ini kita telah sama-sama menjadi sedemikian puisi yang tulus.

Kekasih—seumpama jarak-jarak yang kita tebas dalam doa_kau bangun disubuh yang bening, dan leluasa kau berdoa_dirimu dan diriku_adalah tempat kita memeluk ingatan.

Kampung Kolam, 17 Mei 2022

Aksara Taguan, berkuliah di Universitas Pattimura Ambon. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Puisi-puisinya dan juga cerpennya sudah termuat dalam 12 antologi bersama penyair-penyair di tanah air ini. Penulis dapat dihubungi lewat 081319987074

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan