Panleukopenia | Puisi : Alva Yenni Alizar

106

PANLEUKOPENIA

Kutatap dirimu menari-nari di taman

Ingin kugapai, tapi aku tak mampu

Mata hitam kelam menatap jauh

Aku terteguh di depan jendela

Kakiku lemah tak berdaya

Badanku sakit lidah tak berucap

Buluku kusam tak bergairah

Di pojok ruangan, aku tertidur

Aku dipeluk, dicium dan disayang

Jarum infus terpasang dikakiku

Tulisan Terkait

Aku tak dapat berlari dan mengeong

Satu kata yang mematikan panleukopenia

Aku percaya  dengan kekuatan doa

Semua sudah diatur Yang Kuasa

Terimakasih dokterku,

Terimakasih temanku,

Akhirnya semua bisa kulewati

~

Duri, 6 Desember 2021

  • Alva Yenni Alizar, Kumango , 29 Agustus 2021, Guru SMP Cendana Mandau

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:

redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan