Membaca Natuna
Hatiku mulai membara
Karena sangat lama mereka terlena
Hanya menjaga seadanya
Membaca Natuna
Adalah lautan lepas yang penuh makna
Sebuah tanda zaman yang hampir hilang
Oleh kerajaan yang lupa merawat masa silam
Kini Natuna hendak kau bawa ke mana
Ramai budak yang ingin pandai membaca
Ramai budak yang ingin merdeka
Ramai budak yang ingin Natuna
punya maruah
punya kuasa
punya mahkota
adakah kau dengar itu semua
membaca Natuna
adalah membaca angin yang selalu bertanya
antara kebimbangan dan kesungguhan
membaca Natuna
adalah merenda masa depan yang penuh badai
yang datang dari segala penjuru sungai
tak kan pernah usai
dan engkau tak lah sendiri!
Pekanbaru – Bintan
2020
Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com