dan demi masa kecil hutan-hutan sebagai ibu
yang senantiasa jelita, ramah dan berbahagia
tak sepatutnyalah kita kini merundungnya dengan luka
seolah-olah ia sekadar ketampakan alam belaka,
masa bodoh ia akan menjadi buruk rupa dan berduka
mau sampai kapan kita akan menjadi bedebah?
tidakkah kita saksikan sendiri, ketika hutan-hutan ibu menjerit
tanpa suara dan wajahnya lebam oleh api yang begitu merah
sama saja kita memanggil bencana untuk singgah
dan menikmati berpasang-pasang paru-paru panggang
yang siap dihidang di meja waktu?
dan demi masa remaja hutan-hutan sebagai ibu
yang senantiasa merona, penuh cinta dan romansa
tak sepantasnyalah kita menodai kemurniannya dengan nafsu tak terarah
seakan-akan ia sekadar hamparan pohon-pohon perawan tak bermakna,
terserah ia akan binasa dan menangis tak sudah-sudah
sampai bila kita akan menjadi pendusta?
tidakkah kita paham pada akal sendiri, bahwa langit sebagai ayah
menyaksikan dan mencatat tiap-tiap perbuatan dengan sepasang mata luas birunya
tatkala kita durjana, mengorbankan banyak nyawa
yang kehabisan air mata untuk berduka
yang tak lagi mampu merangkum amarah ke dalam dada?
dan demi masa tua hutan-hutan sebagai ibu
yang kini semakin renta, retak dan patah hatinya
tak bisakah lagi kita menemukan kilau zamrud
di keningnya yang kian keriput
di bumi yang semakin pepat dan menyusut
sampai kapan kita akan terus menjadi durhaka?
tidakkah kelak kita akan meratap, sesal yang lebih pekat dari jerebu
mengenang sayat-sayat luka yang mendekam di dinding jiwa
dan meluluhlantakkan narasi cinta hutan ibu
tatkala kita kehilangan sepotong surga yang tuhan ciptakan
sebagai warisan untuk anak dan buyut kita
Kamar Alegori, 2021
M.Z. Billal, lahir di Lirik, Indragiri Hulu, Riau. Menulis cerpen, cerita anak, dan puisi. Karyanya termakhtub dalam beberapa kumpulan puisi Bandara dan Laba-laba (2019, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali), Antologi Rantau Komunitas Negeri Poci (2020)), Antologi Sebuah Usaha Memeluk Kedamaian (2021) dan telah tersebar di berbagai media.Bergabung dengan komunitas menulis Kelas Puisi Alit (Kepul) dan Genitri.