Puisi Mahadir Mohammed

102

SANG KUASA MALAM TERDIAM

Malam semakin kelam 

Namun mata enggan terpejam

Angka dua jarum di jam

Kucermin wajah tampak kusam

Lampu kamar sudahku padam

Hati resah pikiranku gelisah

Dosa-dosa menampakan wujud semakin suram

Pikiran berkelana di samudera dalam

Kulantunkan do’a-do’a

Kepada Sang Kuasa Malam

Dia hanya terdiam 

-Sudut Kamar, 9-08-2021

***

DIMENSI BERBEDA

Subuh tak datang dengan gaduh

Ia akhiri malam dengan teduh

Para buruh terbangun menyongsong pagi

Para penguasa terlelap menikmati gaji

Hari yang sama dimensi berbeda

“Siapa yang kita kuasai hari ini?”

Ujar penguasa dengan kukuh

“Siapa yang sudi mengupahku hari ini?”

Ujar buruh dengan luruh

-Rumah Tua, 09-08-2021

***

KADANG

Kadang kita jauh terasing

Seperti manusia kebelet kencing

Menuju tempat nan sepi

mencari dedaunan kering

Melepaskan rasa

Tulisan Terkait

Rempang: Husnu Abadi

Meluapkan air mata

Semak-semak dibasahi dengan sunyi

Akhir dari fenomena

Ada yang meludah

Ada pula yang berdo’a

Malam Jum’at, 05-08-2021

***

KEWAJIBAN TELAH MEMANGSA

Kokok ayam menyadarkan raga

Mata terbuka memecah sunyi semesta

Dengan ganas kewajiban memangsa 

“Nyam nyam nyam nyam”

 Beban kehidupan melahap masa muda

Tak ada batas

Tak bisa merasa malas

Yang ada harus ikhlas

Badan kurus tetap kerja welas

Sebab di rumah beras sedang tandas

-Jalan Sepi, 10-08-2021

***

SUDUT KAMPUNG

Dari sudut kampung nan rusuh

Suara tangisan melangit menjerit

Makian getir bagaikan petir

Kusuluh masalah semakin diplitir

Pak RT tepis gerimis

Pak RW hindari hujan

Pak Dusun lari dari kenyataan

Pak Kades tak meresapi keadaan

Masyarakat menangis dilukai kebijakan

Gubuk Tua, 10-08-2021

***

Mahadir Mohammed, lahir 21 April 1996, berdomisili di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Seorang laki-laki yang hobinya memasak dan bermimpi, kesibukan harianya menyantap kuliner dan menonton review masak-masakan chef Renata. Sekarang sedang bergelut menulis puisi-puisi kontemporer dan menulis resep masakan khas Melayu. Karyanya sudah banyak termaktub di media-media online, seperti: Kumparan.com, GoRiau, Suara.com dan lain-lain.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan