Tembok Luka | Puisi : Fakhrunnas MA Jabbar

86

Tembok Luka

tahukah kau
tembok luka masih ada
seperti sediakala meski yang tersisa banyak tanda

tembok pemisah
bagi orang-orang bersaudara
di antara dua tebing sungai dan pintu air kesunyian kini
tembok jadi ziarah
para pendatang mendulang sejarah

Tulisan Terkait

Rempang: Husnu Abadi

begitulah negeri ini
dibangun dari batu dan awan
orang-orang berkuasa membagi tanah dan sungai
tapi sejawah tidak buta
bak mencencang arus
tak putus=putus

tembok luka itu kata dan warna
semburat cahaya dan deretan aksara
jadi kitab terdedah bagi sesiapa

tembok luka ada lipatan sejarah
orang-orang datang
mengusap darah

tembok berlin, oktober 2014

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan