

Redaktur: Fitriana Setyaningrum
JAKARTA – TIRASTIMES: Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyampaikan bahaya dari perdagangan narkotika. Menurutnya, perdagangan narkotika kini semakin berkembang dan terorganisir.
“Kejahatan narkotika adalah kejahatan yang terorganisir dengan berbagai modus operasi yang semakin maju. Kita telah deteksi perkembangan tren yang semakin mengkhawatirkan,” kata Wiranto di acara peringatan hari anti narkoba sedunia, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (13/7/2017).
Wiranto menambahkan perdagangan gelap narkotika saat ini bukan untuk kepentingan bisnis. Hasil dari perdagangan narkoba disebut Wiranto sudah digunakan untuk pendanaan jaringan teroris.
“Karena kejahatan narkotika global dan tidak hanya bermotif bisnis serta keuntungan ekonomi. Sekarang, telah berkembang untuk membiayai kejahatan teroris,” tutur Wiranto.
Selain itu, perdagangan narkoba juga erat kaitannya dengan human trafficking. Tak hanya itu, perdagangan gelap narkoba bisa jadi senjata baru untuk perang pihak ketiga.
“Perang baru untuk melumpuhkan kekuatan sebuah bangsa,” ucapnya.
Karena itu, pria yang pernah menjadi ajudan Presiden Soeharto tahun 1987-1991 ini mengajak semua lapisan masyarakat berperan aktif dalam memerangi kejahatan perdagangan gelap narkoba. Diharapkan bangsa Indonesia terbebas dari ancaman-ancaman tersebut.
“Harus diberantas dan ditangani dengan pendekatan yang seimbang antara pengurangan pasokan jaringan produsen dengan membongkar bandar dan pengedarnya,” tegasnya. ***