Dalam Dekapan Mimpi: Puisi Rosidah Irda

55

/1988/

di bawah terik mentari, pedalku kayuh silih berganti
jalanan berlubang penuh debu, tak menyurutkan langkah mengejar mimpi

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

/2000/
milinium kedua
penuh makna,
dua insan bersatu dalam cinta
menjalin ikrar cinta abadi
membangun istana nan kokoh dan sejati

/2013/
dalam dekapan
angin malam bulan ramadhan
Kau jemput Ayah
dengan cinta kasihMu
kutalqinkan syahadat di telinganya, mengiringi kepergian penuh duka.

Sungai Pakning, 25 Juni 2024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan