Ninja Waria: Puisi Wahyu Mualli Bone

79

Makin anggun alun-alun antara nusa. Nampan hidang alang-alang, pinggan nasi pulut santan temuli, cawan kopi Kawa seberang tujuh kali seberang batang sungai ke Minanga.

Arus riakkan gulung gelombang batas redang, batu, pasir bulan melemakkan lumpur sesai pemadu sorot air, merah ke keruh ke hijau bara biru.

Kelang manis pendamping liat, liar mengemban kilo Ninja Waria, waras saksi.

Berita Lainnya

Makin anggun alun-alun antara nusa, sempit sumpah memeluk batang-batang pantang melanggar pantang, pontang panting ujung jalan.

Masak sekawah lempuk padat durian pancarkan pacar bau bau tepi parit ke lengang lenggang riak lawan arus serisik bisik kelam silam bahana kini ke depan terang bulan pagi.

Pekanbaru, 5 September 2024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan