Bos Travel Umrah Di Pekanbaru Makir Periksa Polisi

Pekanbaru,- Bos pemilik travel Umrah berinsial DT makir pemeriksaan dipenyeledik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru terkait kasus penganiyaan karyawan Cafe di Pekanbaru, Riau,Kamis,(26/08).

“Hingga kini,kita tidak tahu penyebab ia tak datang tersangka berinsial DT ke kantor polisi,” kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan. 

Kata Juper , pelaku penganiayaan berinsial TD diduga tak kooperatif memenuhi panggilan penyidik. Jika tidak datang dengan alasan yang dapat diterima, penyidik bakal langsung melayangkan panggilan kedua.

Penanganan perkara ini berawal dari laporan korban, Jevi Martin selaku karyawan Cafe Angel’s Wing Bar and Longue. Ia mengaku diduga dianiaya DT bersama rekan-rekannya di tempat hiburan malam tersebut.

Laporan dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama ini, diterima Korps Bhayangkara, Selasa, 17 Juni 2021 lalu. Dalam kasus ini, polisi juga telah mengamankan barang bukti. Diantaranya pecahan gelas kaca yang digunakan untuk melakukan penganiayaan. Kemudian ada pula rekaman CCTV di TKP yang disita petugas.

Peristiwa terjadi pada Minggu (15/6/2021). Awalnya terlapor bersama teman-temannya, datang sekitar pukul 22.52 WIB ke Angel’s Wing. Mereka lalu memesan minuman. David dan teman-temannya pun menikmati minuman tersebut.

Lalu sekitar pukul 02.00 WIB, karyawan Angel’s Wing akan menutup tempat tersebut. Karena memang waktu operasional sudah habis. Lantaran, terlapor bersama teman-temannya masih asyik menikmati minuman, lalu menegur karyawan itu. Namun karena tidak terima ditegur, sempat ada perkataan kasar dari pelapor kepada terlapor. 

Kondisi itu, menyulut emosi dari terlapor. Sehingga terjadi peristiwa penganiyaan terhadap korban. Keesokan harinya, Senin (16/6/2021), pihak Angel’s Wing menjembatani untuk dilakukan pertemuan dan mediasi antara pelapor dengan terlapor. Pertemuan dilakukan di Karambia Kafe. Namun ternyata, tindakan penganiayaan kembali terjadi.(As)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan