Polisi Ungkap Motif Teror ke Rumah Pejabat Kejati dan Sekretaris LAM Riau

PEKANBARU – TIRASTIMES : Polisi menangkap tiga dari lima pelaku teror rumah Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan dan Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Nasir Panyalai. Apa motif pelaku?

“Kami temukan ada lima orang dari kasus ini. Ini dilatarbelakangngi Musdalub LAM Pekanbaru. Di mana dalam musyawarah terjadi pergantian pimpinan, lembaga ketua kerapatan adat dan ketua harian diganti,” terang Kapolda Riau, Irjen Agung saat rilis kasus, Jumat (12/3/2021).

Dalam Musdalub Januari lalu, Mupidauan terpilih Ketua LAM Pekanbaru. Musdalub bahkan sempat diprotes pengurus LAM di Pekanbaru.

“Pak Muspidauan ini menjadi ketua harian terpilih dari Musdalub Luar Biasa tersebut. Sebagai pengurus LAM, para pelaku tidak terima, takut nanti mereka nggak dipakai,” katanya.

Selanjutnya terjadilah aksi teror di rumah Muspidauan dan Nasir. Motifnya, agar para pelaku tetap dianggap eksis dan pengurus lama ketakutan.

“Tujuannya agar mereka bisa eksis berada di property atau aset yang ada di LAM Riau. Buron J, membiayai operasi ini untuk menjalankan aksi teror,” katanya.

Sementara untuk di rumah Nasir, pelaku melakukan teror karena Nasir dianggap memberi restu terselengaranya Musdalub. Sehingga munculah nama-nama pengurus baru di LAM Riau cabang Pekanbaru.

“Mengapa disiram bensin, kenapa rumah diteror, karena Pak Nasir dianggap orang yang mendukung Musdalub dan dianggap orang yang memunculkan kepemimpinan baru dan tidak dikehendaki oleh mereka,” kata Kapolda.

Selanjutnya, para pelaku melancarkan aksi teror. Aksi teror pertama dilakukam di rumah Muspidauan. Sehari kemudian, aksi teror dilakukan di rumah Nasir pada Jumat (5/3) pukul 23.30 WIB.

Aksi para pelaku kemudian terekam CCTV dan berhasil diidentifikasi. Di mana pelaku terlihat melempar potongan kepala anjing dan melempar rumah Nasir pakai bensin.

“Mereka berangkat pakai 2 sepeda motor. Mereka menuju lokasi, pertama membuang kepala anjing dan kemudian menyiram rumah Bapak Nasir,” katanya. (dtk/hs)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan