Cara Daftar BPUM 2021 Rp 1,2 Juta, Ceknya di eform.bri.co.id

JAKARTA – TIRASTIMES : Masyarakat sudah dapat mengecek apakah menjadi penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM tahun 2021. Pengecekan bisa dilakukan melalui website eform.bri.go.id.

Seperti dilansir dari cnbc indonesia, “Terkait dengan layanan pengecekan Penerima BPUM 2021, masyarakat agar mengakses terlebih dahulu website https://eform.bri.co.id/bpum untuk mengetahui apakah masyarakat memperoleh bantuan tersebut atau tidak,” kata Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto kepada CNBC Indonesia, dikutip Selasa (6/4/2021).

Setelah mengakses laman tersebut, masyarakat memasukkan nomor eKTP dan mengisi kode verifikasi. Setelah itu dilanjutkan dengan proses inquiry untuk mengetahui hasil.

Akan ada pemberitahuan bagi masyarakat yang mengaksesnya. Mereka yang tidak menjadi penerima bantuan terdapat notifikasi “Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM”.

Menurut Aestika, masyarakat yang terdaftar diminta segera menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat.

“Apabila tercatat mendapatkan BPUM, maka selanjutnya dapat segera menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat untuk waktu/jadwal pencairan, karena pencairan dilakukan secara bertahap, sesuai tanggal yang diberikan oleh BRI dan penerima BPUM bisa datang dengan membawa identitas diri, jelasnya.

Dia menambahkan penyaluran bantuan tersebut sesuai dengan data yang diterima dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Tahun ini pemerintah kembali mengadakan Penyaluran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro atau BPUM. Bantuan tersebut sudah mulai disalurkan sejak Maret 2021.

Untuk besarannya, bantuan tahun 2021 senilai Rp1,2 juta. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yakni Rp4,2 juta.

BLT UMKM akan memberikan bantuan pada 9,8 juta pengusaha UMKM yang terdampak dari pandemi Covid-19. Tapi jumlah tersebut nampaknya masih akan bertambah di waktu mendatang.

Bagi pengusaha UMKM yang belum ikut BPUM 2021, kalian masih punya kesempatan mengikuti program ini. Lewat akun Instagramnya, pihak kementerian mengatakan calon penerima sudah bisa diajukan ke dinas yang membidangi koperasi koperasi dan UMKM di kota masing-masing.

“Kopmin mau informasikan kalau pelaksanaan program tersebut sudah mulai dapat diakses. Kabar terbarunya, usulan baru calon penerima bantuan sudah dapat diajukan ke dinas yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten/kota masing-masing,” tulis Kemenkopukm dalam akun Instagramnya dikutip Selasa (6/4/2021).

Pemerintah membuat sejumlah syarat untuk masyarakat bisa mendapatkan bantuan tersebut. Salah satunya adalah WNI dan memiliki nomor Induk Kependudukan, serta memiliki usaha mikro.

Namun bagi pelaku UMKM yang memiliki KTP dan domisili usaha berbeda dapat melampikran Surat Keterangan Usaha (SKU).

Selain itu juga masyarakat yang menerima bantuan bukanlah PNS, TNI/Polri, pegawai BUMN maupun BUMD. Mereka juga tidak diperbolehkan menerma kredit atau pembiayaan dari perbankan dan juga KUR.

Sementara itu, untuk mendapatkan BLT UMKM masyarakat harus mendapatkan usulan dari lembaga pengusul. Lembaga-lembaga tersebut adalah: Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM, Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum, Kementerian/Lembaga, Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). (hs/cnbc)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan