Kategori Pencarian
Budaya
Singgasana Khanzab: Puisi Wahyu Mualli Bone
Zaman tandun sudah berkiprah
Hulunya menggoda
Hilirnya mengajak
Keputusan demi…
Secangkir Waktu: Iin Indrawati
batas kita
adalah detak detik nadi
tunduk
malam di bawah bintang
siang di bawah…
Coet Nja’ Dhien: Puisi Galuh Duti
tak ada medan perang yang menentramkan
telah lepas nyawa Teuku Ibrahim Lamnga
terpuruk…
Diam: Puisi Dewi Rejeki
biarkan diam asal dia bahagia daripada berisik buat pekak telinga
suaranya terdengar…
Penuh Makna: Cerpen Lalik Kongkar
Hujan menyapa mata yang baru saja terbuka di pagi hari. Udara dingin menyelimuti tubuh…
Perahu: Puisi Rio Rozalmi
jangan tanyakan birunya perahuku. diasinnya laut menjadi kaku. pada dinding telah memudar,…
Berteduh di Bawah Mobil Terbang: Puisi Muhammad Ridwan Tri Wibowo
Seorang yang katanya datang dari masa depan
berkata padaku,
"Waktu aku hidup di abad…
Salah Satu Kalimat: Puisi Lalik Kongkar
Jangan pernah malu bilang tidak
Pada sesuatu yang kau anggap tak enak
Jangan ragu untuk…
Tanya: Puisi Aal Rahim Sekha
Hujan memang sudah tidak lagi antri untuk turun
Sedang matahari juga belum mau…
Menikmati Puisi Saini Km: Catatan Shafwan Hadi Umry
Membaca sejumlah puisi Saini Km tak ubahnya membaca sebuah hikayat yang bersumber dalam…
Ruang Rempang: Puisi Dian Nafi
Jangan biarkan Rempang meradang
Raungan demi raungan terdengar
Menggetarkan jutaan…
Kepakan Asa Burung Kelabu: Puisi Mutya Zahra
Dari celah besi
Mentari membuka mataku
Menyeringai sebabku menapak
Pada ranting kayu…
Mendepak Gerak: Puisi Wahyu Mualli Bone
Mulai pagi buta sampai ke pagi celik bercocok tanam cocok kokok, meniduri tidur,…
Hendak: Puisi Aal Rahim Sekha
Hendak kau buat ada namamu di batang sejarah?
Padahal kau lupa pada langkahmu yang…
Serampai Doa: Puisi Zulfadhli
makam-makam ditaburi rampai
sekelumit doa yang bersusun sejari sepuluh
menderas di…