Kategori Pencarian
Puisi
Ganjal: Puisi Wahyu Mualli Bone
Sudah tiga kepala yang dilalui, membawa sebilah pisau dan timba menuju rimba.
Sudah…
Nyanyian Ting Tung: Puisi Wahyu Mualli Bone
Nyanyian ting tung menyantap embun remang bersama udara yang senantiasa jaga menanti…
Bahagia; Waktu yang Berjalan: Puisi Yulia
Jangan hiraukan ucapan tak penting
Hanya menambah beban pikiran
Atur langkah terus…
Abhinaya Kita: Puisi Aviv Jalali
Ingin aku ceritakan kepada tukang cuci
Dengan deruh air mengalir
Mengejar asa tanpa rupa…
Palestina Dalam Do’a Kami Adalah Ruh: Puisi Daris Kandadestra
Demi Dzat yang Jiwaku dalam genggamannya
Berzikirlah
Bermunajatlah
Bertaubat pada-Nya…
Terbang Tinggi: Puisi Tina Rohania
lepaslah...
selepas lepasnya
terbanglah...
setinggi yang kau mampu
jangan hiraukan…
Setitik Semangat: Puisi Yolanda Sisil Angraini
Semuanya gelap
Tidak ada cahaya
Saat aku tengah mengulurkan tanganku.
Tidak ada yang…
Anyaman Keranjang Rotan: Puisi Imma Soekoto
Kuamati jemari keriputmu
memilin
menekuk
menjalin dan menganyam
batang rotan muda…
Meripat Mak Rifat: Puisi Wahyu Mualli Bone
Meripat, kata Mak-Mak ketika sedang halus lisan. Biasanya bila bertemu orang yang agak…
Mula Hakikat: Puisi Wahyu Mualli Bone
Mula Hakikat selubung hayat
Bersama bakat lumbung keramat
Menjunjung harkat sambung…
Langit dan Keindahannya: Puisi Nayla Dwi Agustina Pah
Di langit biru yang luas terbentang,
Bintang-bintang berkelip dengan gemilang.
Awan…
Rubrik Gaza: Puisi Wahyu Mualli Bone
Bani ke Bani di tanah berkah dalam janji kitab langit menghamparkan nafsu adikuasa.…
Centong Biru: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tidak mau warna lain
Harus biru
Centong biru sering hilang, ikut sampah ke tempat…
Ulat Ungu: Puisi Wahyu Mualli Bone
Hari itu megah mega-mega
Memuat cerita jenaka celupan neraca penuh bunga-bunga
Layu,…
Bahasa Nesia: Puisi Wahyu Mualli Bone
Di tempat berpijak logatnya
Muara dialektika tumpang lahan dalam trilogi tesis, anti…