Kategori Pencarian
Puisi
Anyaman Keranjang Rotan: Puisi Imma Soekoto
Kuamati jemari keriputmu
memilin
menekuk
menjalin dan menganyam
batang rotan muda…
Meripat Mak Rifat: Puisi Wahyu Mualli Bone
Meripat, kata Mak-Mak ketika sedang halus lisan. Biasanya bila bertemu orang yang agak…
Mula Hakikat: Puisi Wahyu Mualli Bone
Mula Hakikat selubung hayat
Bersama bakat lumbung keramat
Menjunjung harkat sambung…
Langit dan Keindahannya: Puisi Nayla Dwi Agustina Pah
Di langit biru yang luas terbentang,
Bintang-bintang berkelip dengan gemilang.
Awan…
Rubrik Gaza: Puisi Wahyu Mualli Bone
Bani ke Bani di tanah berkah dalam janji kitab langit menghamparkan nafsu adikuasa.…
Centong Biru: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tidak mau warna lain
Harus biru
Centong biru sering hilang, ikut sampah ke tempat…
Ulat Ungu: Puisi Wahyu Mualli Bone
Hari itu megah mega-mega
Memuat cerita jenaka celupan neraca penuh bunga-bunga
Layu,…
Bahasa Nesia: Puisi Wahyu Mualli Bone
Di tempat berpijak logatnya
Muara dialektika tumpang lahan dalam trilogi tesis, anti…
A dan L: Puisi Wahyu Mualli Bone
Singgah dan sanggah membuah indah dengan gigih dan guguh menyatu dalam surat gagah sosok A…
Dawlat Palestin: Puisi Wahyu Mualli Bone
Antara laut tengah dan sungai yordan
Merata tanah atap dan ratap
Negeri menara surat dan…
Upeti: Puisi Imjar
Ratap tangis menyentuh kalbu
Bau anyir darah berserak di negeri ini
Teriris hati,…
Syal Berwarna Palestina: Puisi Bambang Kariyawan Ys.
Perempuan teduh itu memberikan sehelai syal
Katanya "Berjuanglah untuk sebuah harga"…
Kode Batang: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tumbuhlah batang-batang di pinggir batang sampai menyusur beting
Tumpukan bibit beling…
Terbalik Chord: Puisi Wahyu Mualli Bone
Berlabel Chord nanar
Bunyi Chord nyinyir
Fokus dawai patuh sentuhan paruh jari, juru…
Antigen Merah: Puisi Wahyu Mualli Bone
Bergerak paket pendorong
Berenang mengupayakan gerakan
Berarak memperkenalkan renangan…