Kategori Pencarian
Puisi
Benih Akromatopsia: Puisi Denok Ayu Uni Aisandi
sesaat setelah bening matahari menyentuh air mata
aku telah jatuh hati pada pelangi.…
Ambang Bambang: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tali sebelum dikerat, masih laku mengikat, Pak catat Nawa Al-Murad, Dukuh dalang dalam…
Selamat Jalan Alamanda: Puisi Wahyu Mualli Bone
Yang beda mata mengarak bicara punggung gelombang, seimbang padang rimbunnya. Tidak raja…
Kunni Jadilah Kamu Kamar Perempuan: Puisi Wahyu Mualli Bone
Bila tidak disebut Kunni, bukan perempuan sangkut pautnya, pastilah Kun jadinya.…
Si Shadiq Dan Si Iman: Puisi Wahyu Mualli Bone
Nama Hari penting disebutkan
Karena nama ada sebab akibat dan perhitungan.
Saat Si…
Mayat Kenangan: Puisi Palito
di hadapan Yang Maha Puisi;
kami tak takut dicabik-cabik kenangan
dipaksa subur di bulan…
Kematian Sepucuk Surat: Puisi Zulfadhli
email email menyisipkan pesan
dalam waktu ringkas serba terhubung
hilang sudah secarik…
Mencintai Mayat: Puisi Palito
tubuh ayah dan ibu terbujur dingin dan kaku,
kedua matanya melotot;
melototi waktu yang…
Titanic: Puisi Yenni Reslaini
seperti hari yang akan terus digandoli ingatan
tidak sekedar romantisme gubahan lirik…
Papan Reklame: Puisi Fathurrozi Nuril Furqon
Kami berserah pada papan reklame
Saat telah padam unggun
Yang coba kami nyalakan
Untuk…
Titisan Tinta: Puisi Yenni Reslaini
tak perlu kau bayar aku
dengan oceh seribu satu
cela segala buruk rupa
kata adalah…
Parade Akhir Waktu: Puisi Denok Aisandi
kau temukan parademu
di antara lengkingan manusia shaleh
dan rintihan para pendosa
mana…
Jejak Matahari Pagi: Puisi Yenni Reslaini
susur jalan diam menerima kabar angin
hijau lembut penuh kristal mengguyur
dedaunan sapa…
Kembali Pra Neanderthal
Waktu telah berjaya
Mengembalikan manusia
Pada zaman pra Neanderthal
Saat di catwalk…
Ode untuk Palestina, untuk orang-orang munafik di luar sana: Puisi Fathurrozi Nuril Furqon
Di surat kabar, layar televisi
Dan kolom website
Orang-orang membakar realitas
Menimbun…