Kategori Pencarian
Puisi
Melayu Yang Belum Bertemu Ayah Ibu: Puisi Wahyu Mualli Bone
Hampir di penghujung hari-hari duniawi, Melayu tidak pernah kebingungan mencari jalan…
Patah: Puisi Dwian98
harus kuakui, sakit memang
tapi, begitulah cara takdir bekerja
kau yang terluka, kau…
Cerita Kolam: Puisi Wahyu Mualli Bone
Memang, tidak harus cerita batu ketika sedang cerita burung, tidak harus cerita gunung…
Empat Helai Daun Waru: Puisi Daris Kandestra
Tiga helai daun waru
Aku si waru putih
Kau si waru marun dan dia si waru hijau.
Asyik…
Lelaki di Ujung Resah: Puisi Dwian98
Ketenangan jiwanya ada pada kepulan asap dari sebatang rokok dan keheningan
Bersama tiap…
Sujud Syukur: Puisi dari Winfrida
Sujud syukur kuungkapkan
Ku tak jauh dari sisi pelipur laraku, sandaran hati, mutiara…
Persimpangan Dua Sajadah: Puisi Daris Kandadestra
Persimpangan dua sajadah
Antara hakikat dan khayalan yang kian kabur tatkala waktu terus…
Persimpangan Dua Sajadah: Puisi Daris Kandadestra
Persimpangan dua sajadah
Antara hakikat dan khayalan yang kian kabur tatkala waktu terus…
Salam Singgah Peziarah, Joko Pinurbo: Puisi Yenni Reslaini
untukmu
yang tak habis dimakan masa
salam segala puji
menoreh pada bilik dengar
tutur…
Puisi untuk Ibu: Puisi Dwian98
dari kejauhan tampak pelita
seberkas senyum samar
temaram tak membuatnya padam
ibu sang…
Biarkan Pena Menari: Puisi Daris Kandadestra
Simfoni kenangan kau dendangkan dalam goresan tinta
Seperti pelukis agung menggerakkan…
Hantu Dulu: Puisi Wahyu Mualli Bone
Hantu dulu pakai konsep seram dengan kostum aneh yang cenderung kotor, kusam, berdarah dan…
Dalam Dekapan Mimpi: Puisi Rosidah Irda
/1988/
di bawah terik mentari, pedalku kayuh silih berganti
jalanan berlubang penuh…
Suwung: Puisi Denok Ayu Uni Aisandi
kamar tak senyaman dulu, hanya ada kasur mengadu rindu pada wangi tubuh yang seharian…
Aku Lahir Dari Sunyi: Puisi A.Rahim Eltara
Aku lahir dari sunyi tersembunyi
Pada sepi yang mabuk
Melewati labirin cinta
Tak ada…