Jammu: Puisi Wahyu Mualli Bone

36
Tulisan Terkait

Loading

Belum terbuka mata, kali pertama bersatu di tempat layak mu.
Sekitar menjagamu sampai sadar mu mulai berkembang.
Akan berlalu waktu ke waktu.
Akan bertemu liku-liku selalu.

Jammu Jammu masih kau ingat dari catatan orang-orang tersayang.
Sempat tiada yang mencatat, alamat ukur timbang pada rambang.
Akan berlalu waktu ke waktu.
Akan bertemu liku-liku selalu.

Jammu Jammu kau ingat selalu.
Jammu Jammu kau puja selalu.
Semoga takkan luput mengingat jasa mulia sang pengerajin waktu.

Bertambah waktumu
Bertambah waktuku
Bertambah waktu kita menterjemahkan waktu di mundur kah maju.

Pekanbaru, 9 Mei 2024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan