Nasi Minyak: Puisi Wahyu Mualli Bone

73

Berkumpul sedulang hidang, rapat layu layuan merayu tekak
Basah lemak sampai menyesak, tak kalah muak sebab senak
Nak, bolehlah tambah, sebelum ujung nasi ditambah kawan
Makan, jangan tak dimakan
Kalau berulang, bolehlah bilang kalau kita beda belang
Asal jauh bersayap pinggan

Ambil sendiri pun ada di tempat lain tapi kadang segan nak mengulang
Jeling jengah dulang bolehlah sebelum julang dulang balik ke kandang
Kempunan malam ke siang

Berita Lainnya

Gesekan | Puisi Adrian Akhmad

Jam jam nasi minyak ada harinya
Terlewat jangan, apalagi diundang
Jangan sampai tak datang
Panjang malang

Pekanbaru, 3 November 2024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan