Akhirnya Ishlah: Catatan Cak AT
Hari itu, Kamis 25 Desember 2025, Pesantren Lirboyo tidak sedang riuh oleh santri yang…
Malaka Air-Lift: Catatan Cak AT
Kasih dan pengorbanan selalu lahir lebih dulu sebagai ajaran, baru kemudian mencari…
Brassica Oleracea Var Italica: Puisi Junaidah Sidabalok
Bentukmu unik curi perhatian
Memanjakan mata si vegetarain
Bentukmu bak pohon kecil…
Nanar: Puisi Ade Puspita Ningsih
Sepinggan kisah pada yang ternama
Diberi suka hingga kuasa
Diasuhnya percaya merebak…
Hasil TKA 2025, Darurat Literasi Numerasi dan Solusinya: Catatan Bambang Kariyawan Ys.
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 jenjang SMA sederajat yang diumumkan pemerintah…
Tabayun Demi Tabayun: Catatan Cak AT
Bayangkan sebuah tabayun yang datang bukan dengan suara tinggi, melainkan dengan nada…
Noor SM, Proses Kreatif Penyair Malaka: Catatan Shafwan Hadi Umry
Penyair prolifik Melaka ini memang aset khazanah sastra Malaysia. Puisi-puisinya…
Si Telur Air Wolffia: Catatan Cak AT
Bersama Kyai Mudrik Qori dan rombongan guru Pondok Pesantren al-Ittifaqiah, pekan lalu…
Perjuangan Kaum Eksil Di Luar Negeri: Resensi Jimmy Frismandana Kudo
Judul : Tanah Air yang Hilang: Wawancara dengan Orang-Orang “Klayaban” di Eropa…
Perihal (Di)Berhenti (Kan)Nya Dua Anggota Dewan Kesenian Jakarta: Catatan Arie F. Batubara
SABTU (20 Desember 2025), media sosial Facebook (FB) “diramaikan” (sesungguhnya tidak…
Sanad ‘Tarekat’ PUI: Catatan Cak AT
Kemarin, 21 Desember, udara terasa lebih jinak dari biasanya. Angin pagi mengalir semilir.…
Cabang KTIQ: Masih Terperosok pada Lubang yang Sama: oleh Musa Ismail
Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) sejatinya merupakan cabang Musabaqah Tilawatil Quran…
Muscab IX FLP Cabang Pekanbaru Tetapkan Ketua Baru, Perkuat Gerakan Literasi dan Kepenulisan
Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Pekanbaru sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang…
Wasiat Terlalu Sinematik: Catatan Cak AT
Ada film yang ditonton untuk hiburan, ada film yang ditonton untuk menangis diam-diam di…
Sampah dan Masalah: Puisi Harni Soe
Sepanjang manusia masih melahap
Sepanjang itulah limbah semakin meratap
Kapan jemputan…