

Oleh: Hendrizon Bin (Alm) Nasaruddin Zakaria
Perintah sholat yang diterima oleh nabi Muhammad SAW pada peristiwa Isra dan Mi’raj 14 abad yang lalu, merupakan anugerah terindah dan istimewa yang diberikan oleh Allah SWT kepada kekasihnya. Dikategorikan terindah dan teristimewa karena prosesnya sangat luar biasa, bahkan memang Allah SWT sendiri yang telah memperjalankan kekasihnya itu sehingga tak satu pun yang dapat menghalanginya.
Proses mulai dari persiapan keberangkatan Isra dan Mi’raj, saat Isra Mi’raj bahkan setelah Isra Miraj, semuanya di alami dengan cara yang sangat istimewa juga tak ada duanya dari seorang insan atas insan-insan yang lain. Ini menunjukkan seolah-olah Allah SWT memang telah menyiapkan kado terindah bagi kekasihnya dan bagi hamba- hambanya yang beriman yakni mengerjakan sholat.
Sangking hebatnya perintah sholat ini, sampai-sampai nabi Muhammad SAW di interogasi oleh nabi Musa dan harus ulang alik menghadap kepada Allah setelah menerima perintah sholat. (Bacalah selengkapnya dialog nabi Muhammad SAW dengan nabi Musa AS tentang keringanan rakaat sholat yang awalnya 50 rakaat menjadi 5 rakaat).
Karena memang sudah menjadi kado terindah, akhirnya sholat pun diterima oleh nabi Muhammad SAW dan dikerjakan pula orang-orang yang beriman.
Ada beberapa manfaat bagi orang-orang yang mengerjakan sholat. Di antaranya sholat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Sholat merupakan sarana untuk berdialog langsung kepada Allah SWT dan sarana memohon segala macam permintaan, perlindungan agar diberikan solusi terbaik dari segala macam permasalahan yang dihadapi. Sholat merupakan upaya untuk terus menghubungkan diri kepada Allah SWT. Melaksanakan sholat merupakan pertanda bahwa kita senantiasa ingat kepada Allah SWT karena segala-segalanya ada di dalam genggamannya.
Namun anehnya, walaupun sudah banyak yang mengetahui manfaat dan efek dari mengerjakan sholat, tetap saja kebanyakan dari manusia yang melalaikannya. Sehingga Hujjatul Islam Al Imam Ghazali pernah berkata perkara yang sering diabaikan oleh manusia adalah melaksanakan sholat.
Maka melalui peringatan Isra dan Mi’raj nabi Muhammad SAW 1447 H, marilah bersama-sama kita kembali taat melaksanakan perintah sholat agar menjalani kehidupan di dunia ini, senantiasa memperoleh berkat menuju kehidupan yang abadi yakni kampung akhirat. Jadikanlah sholat sebagai kebutuhan bukan lagi sekedar kewajiban.
Bengkalis, 16 Januari 2026