Pemkab Bengkalis Gandeng Pertamina Dirikan Peluang Usaha Pertashop di Desa

BENGKALIS – TIRASTIMES : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menggandeng Pertamina mensosialisasikanpeluang usaha Pertamina Shop (Pertashop) untuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Negeri Junjungan Senin, 7 Juni 2021 digelar di Ruang Rapat Hang Tuah Lantai II Kantor Bupati Bengkalis.

Sales Branch Manager (BSM) Pertamina Pekanbaru Muhajir menjelaskan Pertashop adalah lembaga penyalur Pertamina skala kecil yang disiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk pertamina ritel lainnya yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain.

Dalam paparannya Mujahir mengungkapkan bagaimana keuntungan jika Pertashop dibangun di Kabupaten Bengkalis.

“Keuntungan menjadi mitra Pertashop ini banyak yaitu penawaran kemitraan mudah, transparan dan menguntungkan. Takaran dan kualitas produk standar pertamina serta harga jual sama dengan SPBU Pertamina,” ungkap Muhajir.

Menurutnya sebaran SPBU yang di Kabupaten Bengkalis dapat menggambarkan peluang untuk pendirian Pertashop.

Dalam kesempatan itu, BSM Pertamina Pekanbaru yang baru menjabat selama satu bulan ini juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis yang memiliki perhatian tinggi akan pemenuhan kebutuhan BBM bagi masyarakat.

“Dukungan Pemkab terhadap BBM luar biasa karena kami ketahui bahwa di Bengkalis dikasi waktu penyebrangan khusus bagi mobil-mobil pengangkut BBM. Tidak semua daerah menerapkan hal ini.  Luar biasa, terima kasih atas dukungannya Pemkab Bengkalis, semoga bisa lebih baik lagi kerjasama kita,” puji Mujahir.

Apa yang dilakukan Pertamina dikatakan Mujahir sejalan dengan program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sejak 2020 yakni mengintruksikan percepatan program Pertashop terutama desa-desa yang memiliki potensi penyaluran BBM khususnya LPJ.

“Maka dari itu Bumdes di Bengkalis bisa sejalan mengambil langkah ini dan disambut cepat oleh Pemkab. Bumdes atau, maka akan kita utamakan” kata Muhajir.

Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Wabup Bagus Santoso langsung merespon didirikannya  Pertashop di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

“Kami sangat senang, terus terang di desa desa pasokan BBM masih jadi problem, Bengkalis terutama di pulau dan pesisir utara sangat membutuhkannya” jelas oranv nomor 2 di Kabupaten Bengkalis.

Menurutnya Pertashop sejalan dengan tujuan pemerintah dalam memeratakan energi dengan harga yang sama hingga ke pelosok pedesaan terutama di pulau-pulau seperti di Rupat dan Bengkalis.

“Kami mempunyai komitmen pasangan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) 2021-2026 ini adalah memberdayakan potensi lokal dan mengangkat derajat dan ekonomi masyarakat.

Alhamdulillah dibawah PMD Bumdes sudah luar biasa maji,” ujar Wabup

Wabup menyebut Pemkab Bengkalis akan menyambut baik seluruh pelaku usaha yang ingin  menggali potensi Kabupaten Bengkalis untuk kemakmuran masyarakat Bengkalis.

“Kami menyambut baik Pertashop di Kebupaten Bengkalis, bahkan kami berharap Bumdes di daerah ini bisa membuka Pertashop,” ungkap Wabup.

Diutarakan Wabup harapan besar sinergitas pertamina dengan Bengkalis bisa berjalan dengan baik. Terutama terhdap pasukan BBM dan gas bisa didapatkan dengan mudah.

“Adanya Pertashop akan menjadi hal yang memberikan manfaat kemudahan bagi masyarakat Bengkalis sekaligus berharap kepada Pertamina memberikan jalan kemudahan dalam mendirikan usaha Pertashop,” lanjutnya.

Wujud kepedulian Pemkab Bengkalis ditunjukkan dengan bagaimana badan usaha berkembang dengan baik di dorong Pemkab, terlebih ketika telah adanya peningkatan Bumdes menghasilkan putaran Rp 1,8  triliun dari 136 Bumdes yang ada.

“Bumdes sekarang kita dorong untuk tidak fokus pada sektor simpan pinjamnya saja, namun juga unit produksi serta serta penjualan,” harapnya

Dalam kesempatan tersebut hadir sejumlah tamu dari Jakarta Direktur Utama  PT Trihasco Utama I Wayan Suardana, Direktur PT Trihasco Utama Heru Winanto, Direktur PT Solda Sofyan Lubis yang juga memberikan pandangan dan masukkan tehadap Kabupaten Bengkalis terkait bakal didirikannya Pertashop.

Lalu turut ikut dalam sosialisasi tersebut Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuhelmi, Kadis Perindag Indra Gunawan, Kadis PMPTSP Basuki Rakhmad, Kepala Bagian Ekonomi Aulia Army Effendy, Kasubbag Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Bappeda Emilda dan Kabag Dokumentasi Prokopim Yeni Mayasari.

Usai melakukan sosialisasi, orang nomor dua di Negeri Junjungan ini bersama rombongan langsung menuju Desa Jangkang untuk melihat langsung salah satu desa terbaik dalam pengelolaan Bumdesnya.

Kehadiran Wabup bersama rombongan langsung disambut Camat Bantan Sufandi, Kepala Desa Jangkang Edi Sutrisno, Kepala Desa Deluk Azman  serta Kepala Bumdes Jangkang Irzan.

Rencananya Desa Jangkang bakal menjadi salah satu pendiri Pertashop di Kabupaten Bengkalis. Oleh karena itu Wabup mengunjungi langsung kantor desa dan kator Bumdes di desa tersebut.

Dalam kesempatan itu  Kades Jangkang dan Deluk menyampaikan keluhan dan saran terhadap Pertamina akan kesulitan masyarakat terutama para nelayan dalam mendapatan BBM.

“Kami intinya meminta Pertashop ini segera direalisasikan guna memenuhi keinginan masyarakat, juga kemudahan perizinan sehingga memangkas cost,” ucap Camat Bantan Supandi.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan