Puisi untuk Ibu: Puisi Dwian98

100

dari kejauhan tampak pelita
seberkas senyum samar
temaram tak membuatnya padam
ibu sang cahaya kehidupan

mata teduh menyejukkan
keriput tak melunturkan kecantikan
wajahnya selalu tersimpan
dalam kalbu dan jiwa

mukena putih panjang tanpa potongan
merekam setiap inci kenangan
ibu menemui tenang
sedang memakan
buahbuah dari surga

sunyi mendekat erat
jarak kita berdua
di ujung sajadah
doadoa rebah

Ponorogo, 24 September 2023

Dwi Ananingrum. Lahir Desember 1998. Seorang gadis pengagum Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo. Berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Saat ini aktif di komunitas KPB (Kelas Puisi Bekasi) dan Genitri. Kalian dapat mengunjunginya di sosial media, FB: Dwi dan IG: @sadgirlbeforeyou.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan