Sebelum Tiba di Jepang, Peserta Olimpiade Tokyo Wajib Jalani Dua Kali Tes Covid-19

TOKYO – TIRASTIMES : Panitia Pelaksana (Panpel) Olimpiade Tokyo merilis peraturan terbaru tentang protokol kesehatan yang akan diterapkan pada ajang multievent olahraga terbesar di dunia. Keputusan itu diterbitkan melalui laman resmi Olimpiade Tokyo.

Melansir dari laman resminya tersebut, Kamis (29/4/2021), peraturan terbaru telah masuk dalam buku pedoman Covid-19 Olimpiade Tokyo edisi kedua. Keputusan dibuat oleh lima pihak yakni Komite Olimpiade Internasional (IOC), Komite Paralimpiade Internasional (IPC), Komite Penyelenggara Tokyo Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Pemerintah Metropolitan Tokyo, dan Pemerintah Jepang.

Salah satu keputusan paling mencolok adalah terkait penerapan tes Covid-19 yang akan berlangsung secara teratur. Bahkan sebelum kedatangan mereka di Jepang, para atlet dan ofisial wajib menjalani tes sebanyak dua kali.

Selain itu, setelah tiba di Jepang, para peserta wajib melakukan tes setiap hari selama tiga hari. Ada pun tes rutin akan dilakukan sesuai dengan jadwal dan kegiatan mereka dalam menjalani kompetisi di Olimpiade Tokyo.

“Semua peserta diharuskan untuk menjalani dua kali tes Covid-19 sebelum penerbangan mereka ke Jepang,” bunyi pernyataan dalam laman resmi Olimpiade Tokyo.

“Pada prinsipnya, atlet dan semua orang yang dekat dengan atlet akan dites setiap hari untuk meminimalkan risiko kasus positif yang tidak terdeteksi yang dapat menularkan virus,” lanjut pernyataan tersebut.

“Semua peserta akan dites setiap hari selama tiga hari setelah kedatangan mereka. Setelah tiga hari pertama dan selama masa tinggal, mereka akan dites secara teratur,” lanjutnya.

Ada pun beberapa hal lain juga diatur, termasuk soal makan, transportasi, hingga jadwal sehari-hari. Para peserta wajib mengikuti jadwal keseharian mereka yang telah diatur dalam rencana kegiatan mereka.

“Semua peserta harus menggunakan kendaraan khusus secara eksklusif, dan mereka tidak diizinkan menggunakan transportasi umum,” sambung pernyataan tersebut.

Lalu pada buku pedoman itu juga menjelaskan tentang definisi kontak dekat, dalam ajang yang akan berlangsung pada 23 Juli hingga 9 Agustus tersebut. Nantinya seluruh kasus Covid-19 akan dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan Jepang.

“Kontak dekat dapat didefinisikan sebagai mereka yang melakukan kontak dalam waktu lama (selama 15 menit atau lebih) dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19, dalam jarak satu meter tanpa menggunakan masker,” pungkasnya. (hs/ssd)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan