Seperti Elang Menyongsong Angin: Puisi Rifqi Septian Dewantara

145

Ia bersewaka
dalam goa-goa sangkar
mematuk-katup hidup
menutup-maut hirup

Sementara diri tak sekuat sebentar
bulu-bulu menopang tubuh
tiba istirahatlah
sekujur badar

Barisan angin menyejukkan jiwa
cakrawala menembus angkasa
cakar-cakar! Paruh tumpul!
Gala-gala membikin lindung

Bergerak engkau, kembali!
Kepakan sayap, mata membidik lesat
siul-menyuar peringatan,
senyap lingkar mengerjap lawan

Esok raja; berdikari
esok mangsa, tak bersisalak

Terbang engkau, kembali
puluhan tahun bergumul penghidupan
pengembara asing maju keluar
dalam wujud baru

Berita Lainnya

Berlabuh engkau, lagi
seperti dulu-dulu bawa kekuatan
tapi bukan demikian kau semakin matang
bergolak melawan gerombolan

Sendiri engkau, sendiri!
Pengelana kukuh tak risau kau hadapi

Engkau, sang raja angin!
Elang tempuh, tak bertelut!
Bawa makna kemenangan sejati

Hidup air kau batur,
Hidup api kau kubur,
Hidup tanah kau lumpur,
Hidup angin kau atur.

Engkau maha gerbang langit; engkau menerobos langit!

2023

Rifqi Septian Dewantara adalah pegiat sastra asal Balikpapan, Kalimantan Timur Mei 1998. Karya-karyanya pernah tersebar di beberapa media online dan buku antologi puisi bersama. Kini bergiat dan berkarya di Halmahera, Maluku Utara. Bisa disapa melalui Facebook: Rifqi Septian Dewantara.

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan