Buah Hati: Puisi Maya Safitri

267

Sudah lama sebuah penantian
Doa dalam harap dan pasrah
Dua insan berdoa pada Tuhan
Meminta buah hati dalam tiap bait doa

Kabar gembira, rasa bahagia
Tangis anak merah belia, lahir ke dunia
Anak hasil doa, penuh pengharapan
Menghidupkan kembali jiwa keluarga
Memupuk rasa kasih sayang
Mengajarkan arti pengorbanan dan keikhlasan
Bukti cinta Tuhan tiada bertepi

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Kotaku | Puisi : Husnu Abadi

Surabaya, 19 Agustus 2023

Maya Safitri, lahir di Batu Langkah, 31 Maret 1999. Sudah mulai menyukai seni sastra sejak menginjak sekolah menengah pertama. Maya masih bergelut dengan kegiatan kampus di Surabaya, namun tetap ingin terus belajar dan memperbaiki cara menulis puisi di setiap ada kesempatan. Saat ini belajar menulis puisi di Asqa Imagination School (AIS). IG: @mysfitr

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan