Jalani Mata Kaki: Dienullah Rayes

26

jalan pagi bersama mata kaki
dipandu mata hati
awal langkah dari ufuk timur
matahari belum menabur sinar
tanah hijau rerumputan kilaukan embun
angin dingin jinak angan liar
tanah kelahiran dan kehadiran
masih menyimpan keadaban kearifan
yang humanis yang manis
senyum,salam dan sapa yang santun
masih mengembun di ubun-ubun otak kiri dan otak kanan.

jalan pagi bersama umat selepas sujud
di rumah mahkota kubah
aman damai pun mengusik angkuh, kikir dan serakah dalam dada.

jalan pagi
diawali doa diterbangkan ke langit Mu
mengubur sel kangker
sirnakan virus sakit jantung
hilang bayang.

jalan pagi
seputar empat kilometer
pulang ke ufuk barat
bersama matahari yang mengelopak seraut cahaya sinar.

memasuki rumah warisan
lidahku melisan doa nurani dalam bisikan anggun lestari:
Hasbi Allah.
Aamiin menggemuruh di kelenjar kalbu.

Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar,NTB
10 Maret 2025.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan