Bukan Nak Berdoa : Puisi Wahyu Mualli Bone

Bukan Nak Berdoa : Puisi Wahyu Mualli Bone

62

Bukan Nak Berdoa
Oleh: Wahyu Mualli Bone

Mula ada akhirnya tentu
Dan ini biasa jadi kalimat, buah amat maklumat, tamat tak tamat luar biasa mengkeramat

Berbusa embun fajar di pagar pagar cagar pancarkan noda tanpa dosa

Ada di situ mirip begini
Begitu lantang adanya

Tulisan Terkait

Zaman sejenak itu tahan kaki tangan lalu lalang
Siapa mengarang berterus terang
Tak alang kepalang, sebawah langit serenung kenang dengan kerut kening ragam duga

Siapa mengarang, terang-terangan mencabut ingin sampai angan

Siapa mengarang, terus terang dilayangkan surat surat bersyarat seberat langit mengemban lapis, tak lapas lagi namanya sesuai lafaz duga terka, karangan pun dia. Bukan nak berdoa, begitulah rupanya menampakkan tapak kata kutuk kaki tangan sampai kiamat pernah tercatat

 

Lapangan Tomong, 1 Januari 2025

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan