Kategori Pencarian
Puisi
Mulai dari Awal Lagi: Puisi Rina Arlianti
Temaram malam menghampiri
Inspirasi membuncah
Pena menari di atas kertas putih
Larik…
Rekah Rindu: Puisi Bunda Swanti
Warna yang mewah, rekah merah penuh pesona
Kutanam di halaman depan rumah
Ada beberapa…
Mengunjungi Selat Hatimu: Puisi Dewis Pramanas
aku telah selesai
mengunjungi teritori selat hatimu
yang memisahkan kasih dan benci…
Guru Ngaji: Puisi Joyce Arifin
Tutur halus
Berbungkus sabar
Kenalkan perlahan
Aksara baru
Tuntunan Ilahi
Paham…
Marapi Merapal: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tiada maksud menyakiti sekitar. Ketika mulut ini terbuka mengeluarkan bara basah, bukan…
Kamu: Puisi Bunda Swanti
Entah kenapa kamu terlihat terlalu kopi, bukankah sudah berulang kali kukatakan jika aku…
Terkoyak Tubuh Semesta: Puisi Masya Firdaus
Selama ini aku mencari diksi berputar-putar, oh sungguh ajaib datang hanya sebuah kakus…
Marapi Menyapa: Puisi Aal Rahim Sekha
Garis apalagi yang hendak kau luruskan
Pada bentangan abu yang berhamburan saat ia batuk?…
Lalu: Puisi Wahyu Mualli Bone
Satu hari yang lalu terasa bertahun. Alur maju mundur ikut tugu ingat dan tata papar.…
Aroma Kerinduan: Puisi Novita Arief Hidayati
Kumaknai kerinduan
Tentang aroma tubuhmu
Menggiring keinginan
Tunduk pada panggilan…
Duduk Termenung Membuat Gunung: Puisi Wulandari The
Tebakan kata kala aku masih orok
Jauh mata terlempar kepucuk desa
Di depan hunian gedhek…
Suatu Hari Kelak: Puisi Dian Riasari
Di antara ribuan tangan manusia
tulang-tulang tangan kita kian lapuk
sedari muda…
Hati Yang Mati: Puisi Bunda Swanti
Di utara telah porak-poranda
Selatan pun jadi sasaran berikutnya
Hendak diratakan…
Untuk Petang Yang Memerah: Puisi Aal Rahim Sekha
Petang yang biasanya kuning keemasan
Hari ini memerah saga yang luka
Menatapnya tak ada…
Kehujanan: Puisi Rina Arlianti
Langit mengaum, meluapkan air mata kerinduannya pada bumi
Bianglala tampak malu-malu…