Jejak Sawit, Grahadura Pelipur Lara: Puisi Yehezkiel

13

Mentari mengintip di celah jendela.
Hari pertama menjemput ilmu di sekolah baru.
10 Oktober 2010, jiwa lelap terlahap lara.

Antara Jambi dengan Labura, pelarian dari luka.
Atas fitnah yang membara, oleh atasan ayahanda.
Belantara sawit melambai riang,
mengucap selamat datang di Grahadura.

Langkah menapak jalan basah jejak truk sawit.
Hamparan damar menilik malu dari pelepah terkulai lemah.
Seolah tersirat dalam wahyu, bahkan angin sejenak hening tafakkur.

Tulisan Terkait

Puisi-Puisi Qinoy

Awal kencan dengan sastra, mengubur luka ayah bunda.
Sastrawan baru Grahadura, bergumul cinta puisi lama.

Aceh, 11 Oktober 2025.

Yehezkiel Pernando Sihombing, kelahiran Cikampak, 29 Agustus 2003.Saat ini tinggal dan bekerja di Babussalam Lembah Alas, Aceh Tenggara. Pernah beberapa kali mendapatkan gelar juara saat kompetisi puisi antar sekolah tingkat kecamatan saat menjadi pelajar di SD swasta Grahadura Leidong Prima Kabupaten Labuhan Batu Utara Provinsi Sumatera Utara. Bergabung di kelas Asqa Imagination School (AIS) #61 mulai bulan Agustus 2025.
IG: @yehezkiels1h0mb1n9

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan