Ramadhan Berbagi Senyum : FKA ESQ Berbagi Santunan, Dilanjutkan Program SOS

PEKANBARU – TIRASTIMES : Di bulan Ramadhan yang mulia ini, dimana setiap kebaikan akan dibalas dengan berlipat ganda.

Sehubungan dengan itu Forum Komunikasi Alumni (FKA) Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Provinsi Riau memberikan santunan ke panti asuhan yaitu Panti Asuhan Al-Istiklal Jl. Harapan Raya dan Panti Asuhan Nur hidayah Jl. Arifin Ahmad (03/05).

Dalam kegiatan ini Korwil FKA ESQ Riau Dr. Hj. Hasnati, Management ESQ Riau, selaku Area Manager ESQ Riau Saprianto dan 7 orang Donatur yang mengantar santunan, bantuan berupa bahan makanan pokok dan 10 kotak masakan rendang yang mana merupakan kebutuhan pokok di tengah pandemi.

Menurut Dr. Hj. Hasnati, “Setelah bersama-sama kami menghimpun dana untuk memberikan paket kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu di 2 panti asuhan tersebut, insyaallah berkah”. ungkapnya.

“Dan kami sangat berterimakasih kepada para donatur, semoga apa yg kita berikan membuahkan senyuman mereka, menjadi darah daging bagi anak-anak yatim piatu panti asuhan tersebut, dan semoga segala amal kebaikan yg mereka lakukan selama hidup mengalir kepada para donatur, Semoga berbalas keberkahan, keluasan rezeki, kelapangan hidup dan segala kebaikan dari Allah SWT.” kata Korwil FKA ESQ Riau Dr. Hj. Hasnati pada kata sambutannya.

Untuk selanjutnya Area Manager ESQ Riau Saprianto mengatakan ke Tirastimes “Tahap selanjutnya melalui FKA ESQ akan merencakan kegiatan sosial yang bernama Program SOS (Satu Orang Satu)”. katanya.

“Apa arti Program SOS itu”. tambah Saprianto.

“Mengacu kepada permasalahan di panti asuhan mengenai biaya sekolah anak-anak panti yang cukup besar, maka FKA ESQ akan membuat Program SOS, yaitu satu orang alumni mengangkat satu anak asuh membiayai dan menanggung biaya uang sekolah, biaya buku selama 12 tahun sehingga tidak ada anak panti asuhan yang putus sekolah”. tegasnya.

“Tergantung kemauan dan kemampuan para donatur nantinya, kalau lebih dari satu juga Alhamdulillah, semoga dengan adanya program SOS ini, anak-anak panti asuhan akan menjadi anak yang cerdas dan mendapatkan hak pendidikan yang setara dengan lainnya”. pungkas Saprianto. (hs)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan