Tiongkok Masih Jadi Negara Tujuan Ekspor Non Migas Terbesar Riau

Pekanbaru,-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada periode Januari-Agustus 2021, ekspor non migas ke sepuluh negara tujuan utama memberikan kontribusi sebesar 69,89 persen terhadap total nilai ekspor non migas Riau.

“Dari sepuluh negara tujuan utama, lima diantaranya memberikan kontribusi terbesar. Tiongkok menjadi negara yang paling banyak memberikan kontribusi,” ujar Kepala BPS Riau, Misfaruddin, Selasa (21/9/2021).

Ia merincikan adapun 5 negara yang memberikan kontribusi terbesar adalah Tiongkok sebesar US$ 2,25 miliar (19,69 persen), selanjutnya India US$ 1,70 miliar (14,84 persen), Belanda US$ 655,88 juta (5,74 persen), Malaysia US$ 606,20 juta (5,31 persen), dan Pakistan US$ 589,65 juta (5,16 persen)

“Kontribusi kelimanya mencapai 50,74 persen. Sedangkan lima negara lainnya memberikan kontribusi sebesar 19,15 persen,” cakapnya.

Lanjut Misfaruddin, dari 10 negara terbesar tujuan ekspor non migas bulan Agustus 2021 dibanding bulan Juli 2021, sebanyak 7 negara mengalami kenaikan dan 3 negara mengalami penurunan.

“Kenaikan terbesar terjadi pada ekspor ke negara India sebesar US$ 482,09 juta, Tiongkok US$ 97,36 juta, dan Mesir US $ 42,54 juta. Sedangkan penurunan ekspor terjadi ke negara Amerika Serikat
sebesar US$ 31,21 juta, Spanyol US$ 22,11 juta, dan Belanda US$ 5,63 juta,” ucapnya.

Lanjut Misfaruddin, ekspor non migas mengalami kenaikan sebesar 41,05 persen. Kenaikan ini disebabkan oleh naiknya ekspor industri sebesar 41,77 persen dibanding periode yang sama tahun 2020, meskipun ekspor pertanian mengalami penurunan sebesar 4,53 persen.

“Dilihat dari kontribusinya terhadap total nilai ekspor pada Januari-Agustus 2021, ekspor non migas memberikan kontribusi sebesar 89,26 persen, sedangkan ekspor migas 10,74 persen. Besarnya peranan sektor non migas didukung oleh peran sektor industri sebesar 88,32 persen,” pungkasnya.(Cakaplah)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan