

PEKANBARU-TIRASTIMES: Meskipun kasus hukum PT Hutahaean yang menyeret Dirut H. W. Hutahaean menjadi tersangka, tiba-tiba Vice Presiden H Ian Machyar mundur dan hebgkang dari perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit itu.
Mundurnya Ian Machyar, yang baru bergabung selama tujuh bulan itu dibenarkan oleh Ian Machyar.
“Ya benar, sejak kemarin tanggal 14/8 saya sudah resmi resign dari PT Hutahaean,” tegas Ian kepada Tirastimes.com tanpa merinci alasan kemundurannya.
Namun kuat dugaan, tokoh masyarakat Sunda di Riau dan pelatih silat itu mundur karena tidak nyaman dan tidak sepaham dengan manajemen perusahaan.
“Dalam bekerja kalau kita tidak nyaman walau gaji gede ya percuma. Sebaliknya meski gaji kecil tapi bathin kita puas, ” ujar Ian Machyar.
Sebagaimana gencar diberitakan, PT Hutahaean ditetapkan sebagai tersangka korporasi oleh Polda Riau dalam kasus dugaan penguasaan hutan tanpa izin. Bahkan Dirut HW Hytahaean sudah dinyatakan tersangka oleh Polda Riau.
HW Hutahaean selaku Presiden Direktur perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Hutahaean terkait kasus dugaan penguasaan dan alih fungsi lahan tanpa izin di Dalu-dalu, kecamatan Tambusai Rokan Hulu.
“Benar, yang bersangkutan (HWH, red) sedang menjalani pemeriksaan. Perannya sebagai Presiden Direktur,” ungkap Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Polisi Guntur Aryo Tejo, kepada pers beberapa hari lalu. (*)